Serang, – Gubernur Banten Andra Soni menerangkan bahwa Pemprov Banten telah menjembatani kerja sama antara Pemerintah Kota Tangerang Selatan dengan Pemerintah Kota Serang dalam penanganan sampah. Langkah tersebut sebagai upaya cepat penanganan darurat sampah di Kota Tangsel, mengingat TPA Cipeucang sudah over kapasitas.
Menurut Andra, Nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) sudah ditandatangani Pemkot Tangsel dan Pemkot Serang, hanya tinggal memasuki tahapan teknis.
“MOU-nya sudah, tinggal ada tahapan-tahapan teknis lain yang harus ditempuh, mudah-mudahan Januari sudah bisa dimulai di sana,” Tegas Andra, Jum’at, (26/12/2025).
Sambil menunggu realisasi kerja sama tersebut, Andra berharap TPA Cipeucang dapat kembali dioperasikan hingga akhir Desember untuk menekan penumpukan sampah yang berpotensi menimbulkan dampak kesehatan dan lingkungan bagi masyarakat.
“Hasil diskusi dengan pak Wali Kota Tangsel, Landfil 3 dan 4 TPA Cipeucang bisa dioperasikan, terkait dengan tuntutan warga agar segera diselesaikan untuk mendapatkan titik temu,” Terangnya.
Andra menegaskan bahwa pengangkutan sampah ke TPA Cilowong bersifat sementara sambil menunggu proyek Waste to Energy melalui Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) beroperasi pada tahun 2028 mendatang.
“Jangka Panjang Penanganan sampah berdasarkan Perpres 109 Tahun 2025 menetapkan Kabupaten Tangerang sebagai Aglomerasi PSEL Wilayah Tangerang Raya, terbaru Pemerintah Pusat juga menetapkan Kabupaten Serang sebagai Aglomerasi PSEL Wilayah Serang Raya, terlebih kemungkinan Tangsel sendiri menjadi lokasi PSEL. Insyaallah sesuai target pada Tahun 2028 PSEL sudah berjalan semua,” Jelas Andra.
Dalam penanganan sampah di hulu atau disumber, Andra menegaskan bahwa Pemprov Banten bersama Pemerintah Kota/Kabupaten Se-Provinsi Banten akan menggencarkan edukasi komunikasi perubahan perilaku kepada masyarakat.
“Penanganan sampah tidak bisa dilakukan dihilir saja, namun juga harus dimulai dari hulunya yaitu dirumah, dikantor, disekolah dan dipasar, maka edukasi komunikasi perubahan perilaku menjadi penting untuk sama-sama kita gencarkan dengan melibatkan seluruh stakeholders terkait melalui skema Pentahelix,” Pungkasnya. [red]













