Menu

Mode Gelap
Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir Bupati Tangerang Terima Penghargaan Kabupaten Inspiratif Swasembada Pangan Mitra Adhyaksa 2025 Wabup Intan Nurul Hikmah Lepas Fun Walk San Mon 30 Hari Kebaya Nasional, Gubernur Banten Andra Soni: Simbol Identitas Perempuan Indonesia Bapenda Banten Gelar Penyuluhan dan Penyebarluasan Kebijakan Pajak Daerah Serta Opsen PKB dan BBNKB

Kota Tangerang Selatan · 21 Jan 2026 ·

Atasi Sampah Organik, Kelurahan Buaran Tangsel Buat 200 Biopori


 Lurah Buaran Linda Hermawati bersama jajaran galakan pembuatan biopori. Foto: ist Perbesar

Lurah Buaran Linda Hermawati bersama jajaran galakan pembuatan biopori. Foto: ist

Kota Tangsel – Pemerintah Kelurahan Buaran Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) membuat 200 biopori untuk atasi sampah organik masyarakat.

Lurah Buaran Linda Hermawati mengatakan, pembuatan biopori akan dimulai dari kantor kelurahan.

“Hari ini kami membuat 20 lubang biopori di kantor untuk mengatasi sampah organik yang dihasilkan di kantor. Berikutnya 180 lubang biopori akan dibuat di lingkungan masyarakat untuk tangani sampah dari rumah tangga,” ujarnya, Rabu (21/01/2026).

Linda menuturkan, pembuatan biopori itu sesuai dengan instruksi Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie dalam mengatasi sampah organik dari hulu.

Pihak kelurahan berkolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangsel untuk pembuatan lubang biopori dan tempat biopori.

“Dengan adanya lubang biopori ini, bisa mengurangi sampah rumah tangga yang tadinya kita buang ke Cipeucang,” tutur Linda.

Untuk mengolah sampah non-organik, Linda akan mengoptimalkan peran 13 bank sampah yang tersebar di seluruh lingkungan RW Kelurahan Buaran.

“Sampah organik dibuang ke biopori, sampah nonaorganik akan diolah oleh bank sampah,” ungkapnya.

Linda berharap, pembuatan biopori, optimalisasi bank sampah dan adanya komposter dari Kecamatan Serpong, dalam memenuhi harapan bersama untuk menangani masalah sampah.

“Sesuai dengan harapan Wali Kota Tangsel, supaya bisa mengurangi sampah yang dibuang ke Cipeucang,” pungkasnya. [red]

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

KLH Segel Gudang Pestisida, Aktivis: Bukan Hanya Perdata, Jelas Ancaman Pidananya

13 Februari 2026 - 20:53

Diduga Cemari Cisadane dan ‘Bunuh’ Jutaan Ikan, Inilah Profil Perusahaan Biotek

11 Februari 2026 - 08:05

DLH Tangsel Gerak Cepat Tangani Pencemaran Kali Jaletreng, Imbau Warga Tetap Waspada

10 Februari 2026 - 17:39

Aktivis Lingkungan Tegas Minta Menteri LH Pidanakan Pemilik Gudang Kimia Pencemar Cisadane

10 Februari 2026 - 07:37

Wali Kota Benyamin Davnie Raih Penghargaan PWI Awards pada Puncak Perayaan HPN 2026

9 Februari 2026 - 14:42

Pemkot Tangsel Bakal Tindak Tegas Pengusaha Bandel yang Tidak Kelola Sampah

8 Februari 2026 - 06:59

Trending di Kota Tangerang Selatan