Menu ✖

Mode Gelap
Pemkab Tangerang dan 26 Perguruan Tinggi Tandatangani Kerja Sama Beasiswa Tangerang Gemilang Perkuat Tata Kelola Organisasi dan Pelayanan Umat, MUI Kota Tangerang Terapkan ISO 9001:2015 Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim

Banten · 5 Agu 2025 ·

Annisa Mahesa Apresiasi Tingginya Penggunaan QRIS di Banten: Permudah Akses Keuangan Bagi Pelaku Usaha Kecil


 Anggota Komisi XI DPR RI, Annisa MA Mahesa saat Silaturahmi dengan Mitra Kerja Perbankan Provinsi Banten. Foto: ist Perbesar

Anggota Komisi XI DPR RI, Annisa MA Mahesa saat Silaturahmi dengan Mitra Kerja Perbankan Provinsi Banten. Foto: ist

Kabupaten Serang – Dalam rangkaian kunjungan silaturahmi ke Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten, Annisa Mahesa, Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi Partai Gerindra Daerah Pemilihan Banten II turut menyampaikan apresiasinya terhadap capaian Provinsi Banten dalam adopsi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) sebagai alat transaksi digital.

Hingga Juni 2025, sekitar 25% masyarakat Banten telah memanfaatkan QRIS dalam aktivitas pembayaran sehari-hari, angka ini lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional yang berada di kisaran 20%. Selain itu, tercatat 2,29 juta merchant dan 3,1 juta pengguna telah menggunakan QRIS di Provinsi Banten, dengan pertumbuhan jumlah merchant mencapai 26,01% secara tahunan (year-on-year). Capaian ini menjadi indikasi kuat bahwa digitalisasi sistem pembayaran semakin diterima, khususnya oleh pelaku usaha di tingkat mikro dan kecil.

“Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya terhadap capaian ini. QRIS terbukti sangat membantu pelaku usaha atau toko-toko kecil di Indonesia.” ujar Annisa (05/08).

Ia juga menekankan bahwa digitalisasi sistem pembayaran harus terus menjadi prioritas, bukan hanya untuk meningkatkan kenyamanan transaksi, tetapi juga sebagai strategi memperluas inklusi keuangan.

Baginya, penggunaan QRIS membuka banyak peluang bagi pelaku UMKM untuk terhubung dengan layanan keuangan formal, mulai dari akses pembiayaan hingga pencatatan transaksi yang lebih rapi dan transparan.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten, Ameriza M. Moeza, menyampaikan bahwa pihaknya terus berkomitmen memperluas edukasi dan sosialisasi QRIS, termasuk ke wilayah-wilayah yang masih menghadapi keterbatasan akses digital.

“Tantangan yang ada saat ini yakni di wilayah dengan pemanfaatan digitalisasi yang belum tinggi, upaya mengakuisisi pengguna baru terkendala kepemilikan smartphone dan infrastruktur jaringan komunikasi yang belum merata.” ungkap Ameriza M. Moeza.

Capaian ini menjadi bagian penting dari agenda digitalisasi ekonomi daerah yang selaras dengan program nasional, sekaligus menunjukkan bahwa transformasi digital dapat menyentuh seluruh lapisan masyarakat, termasuk sektor usaha mikro dan kecil.[red]

Artikel ini telah dibaca 65 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Annisa Mahesa Bingkai Inklusi Keuangan dengan Nilai Empat Pilar Kebangsaan

25 September 2026 - 13:23

Peringati HUT Ke-12, Jamkrida Banten Diminta Beri Manfaat Nyata untuk Masyarakat

24 September 2026 - 19:46

Ikuti Evaluasi SAKIP, Pemprov Banten Pertajam Orientasi Kinerja Aparatur Berbasis Dampak

24 September 2026 - 17:07

Komitmen Gubernur Andra Soni dalam Mendukung Perkembangan Perekonomian Digital

24 September 2026 - 15:10

Konsisten Lakukan Inovasi dan Bangun Sinergi, Bank Banten Raih Radar Banten Award 2026

23 September 2026 - 20:32

Gubernur Andra Soni Tingkatkan Kualitas Kawasan Pemukiman Menjadi Lebih Layak dan Sehat

23 September 2026 - 19:41

Trending di Banten