Menu

Mode Gelap
Bupati Tangerang Terima Penghargaan Kabupaten Inspiratif Swasembada Pangan Mitra Adhyaksa 2025 Wabup Intan Nurul Hikmah Lepas Fun Walk San Mon 30 Hari Kebaya Nasional, Gubernur Banten Andra Soni: Simbol Identitas Perempuan Indonesia Bapenda Banten Gelar Penyuluhan dan Penyebarluasan Kebijakan Pajak Daerah Serta Opsen PKB dan BBNKB Dinkes Banten Diganjar Penghargaan Dirjen Pas atas Kontribusi Memberikan Pelayanan Kesehatan di UPT Lapas/Rutan

Banten · 7 Mei 2025 ·

Aktivis Lingkungan Dukung Giant Sea Wall di Banten Gunakan Metode Green Solution Pakai Mangrove


 Relawan Koalisi Aktivis Lingkungan Hidup Tangerang saat melakukan aksi penanaman Bibit Mangrove di Perairan Tangerang. Foto: TangerangPos Perbesar

Relawan Koalisi Aktivis Lingkungan Hidup Tangerang saat melakukan aksi penanaman Bibit Mangrove di Perairan Tangerang. Foto: TangerangPos

Tangerang – Koordinator Koalisi Aktivis Lingkungan Hidup Tangerang, Ade Yunus mendukung langkah pemerintah pusat membangun tanggul laut atau Giant Sea Wall di wilayah Banten menggunakan metode gray solution dan green solution dengan menanam pohon mangrove.

“Upaya mitigasi bencana megathrust dan tsunami, kami mendukung pembangunan tanggul laut atau Giant Sea Wall di wilayah Banten menggunakan metode gray solution dan green solution pakai pohon mangrove,” Ungkap Ade, kepada awak media, Rabu (07/05/2025).

Menurut Ade, kawasan perairan Banten lebih cocok menggunakan metode natural dengan menjadikan hutan mangrove sebagai tembok alami.

“Hasil diskusi kami dengan rekan-rekan, bahwa hutan mangrove merupakan tembok alami, jadi pendekatan skala prioritas di perairan Banten lebih cocok menggunakan metode natural,” Sambungnya.

Ade juga mengingatkan agar Pemerintah juga nantinya memperhatikan penataan Daerah Aliran Sungai (DAS) agar lebih komprehensif.

“Rencana pembangunan Giant Sea Wall nantinya juga harus komprehensif memperhatikan sumber daya air khususnya Daerah Aliran Sungai (DAS) untuk juga turut dilakukan penataan,” harapnya.

Sebelumnya, Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono menyampaikan bahwa pihaknya baru melakukan pembahasan awal untuk pembangunan giant sea wall.

Rencananya proyek Strategis Nasional tersebut akan dilakukan secara integrasi dan pemuktahiran semua studi-studi soal giant sea wall yang sudah ada di Indonesia.

AHY juga mengatakan ada kemungkinan pembangunan tanggul laut tidak akan dilakukan secara penuh dari Banten hingga Jawa Timur. Maksudnya, tembok beton tidak akan secara penuh dibangun dari Cilegon sampai Gresik.

“Jadi dikerjakan paralel lah. Misal pesisir utara Jawa tak semua jadi prioritas nomor satu. Ada beberapa yang masih bisa pendekatan lain, ada gray solution dan green solution. Bisa green solution pake mangrove dan sebagainya atau kombinasi beton dan green solution,” Tandasnya. [red]

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 90 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Laksanakan Arahan Presiden, Kapolda Banten Tindak Tegas Ilegal Mining

4 Desember 2025 - 20:33

Tegas! Pemprov Banten Bersama Satgas PKH Tutup 55 Pertambangan Tanpa Izin (PETI)

3 Desember 2025 - 22:28

Peduli Korban Bencana Aceh dan Sumatera, Pemprov Banten Kirim Bantuan Rp.3 Milyar dan Logistik

3 Desember 2025 - 22:13

Eksotisme Keindahan Curug Cimanggung Pandeglang, Andra Soni: Akses Jalan Segera Diperbaiki

3 Desember 2025 - 11:55

Jelang Nataru, Jalan Provinsi Banten Kondisi Mantap 94 Persen, Perbaikan 100 Kilometer Segera Tuntas

2 Desember 2025 - 10:37

Sukses Turunkan Ketimpangan, Gubernur Banten Andra Soni Terima Penghargaan Kinerja Pemda dari Kemendagri

1 Desember 2025 - 23:39

Trending di Banten