Kabupaten Tangerang — Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kabupaten Tangerang melalui Majelis Pembinaan Kader sukses menyelenggarakan kegiatan Baitul Arqom 2026. Acara yang berlangsung selama dua hari pada 30–31 Oktober 2026 ini dipusatkan di SMK Insan Mulia Pagedangan, Kabupaten Tangerang.
Mengusung tema “Memperkokoh Ideologi, Memperkuat Amal, Mewujudkan Perempuan Berkemajuan”, kegiatan ini diikuti oleh 52 peserta yang merupakan perwakilan dari 15 Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) se-Kabupaten Tangerang. Baitul Arqom sendiri merupakan wujud komitmen organisasi dalam menjalankan program pembinaan kader secara berkelanjutan.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber kompeten dari berbagai tingkatan, mulai dari Majelis Pendidikan Kader Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Majelis Tarjih, hingga Majelis Pendidikan Kader Aisyiyah Wilayah Banten. Para peserta tidak hanya menerima pembekalan materi ideologi, tetapi juga diarahkan untuk menyusun Rencana Tindak Lanjut (RTL) yang aplikatif dan sesuai dengan potensi serta kebutuhan di cabang masing-masing.
Ketua Majelis Pendidikan Kader Aisyiyah Kabupaten Tangerang, Ferry Yanthy Burhan, M.Pd., yang akrab disapa Bunda Yanti, menyampaikan bahwa Aisyiyah sebagai organisasi otonom Muhammadiyah memiliki peran strategis.
“Aisyiyah memiliki peran strategis dalam mendorong kemajuan kaum perempuan agar menjadi pribadi yang cerdas, mandiri, berakhlak mulia, serta menjadikan keluarga Rasulullah SAW sebagai teladan dalam kehidupan,” ujar Bunda Yanti.
Ia menambahkan, sebagai organisasi kemasyarakatan sekaligus organisasi kader, Aisyiyah berkomitmen melahirkan kader-kader militan yang berpegang teguh pada cita-cita Muhammadiyah, yakni mewujudkan masyarakat Islam yang sebenar-benarnya berdasarkan Al-Qur’an dan As-Sunnah.
Melalui penyelenggaraan Baitul Arqom 2026 ini, Aisyiyah Kabupaten Tangerang diharapkan mampu meningkatkan kualitas kader, memperkuat semangat pengabdian, serta melahirkan perempuan-perempuan berkemajuan yang siap memberikan kontribusi nyata bagi umat, bangsa, dan masyarakat luas.
Rangkaian kegiatan Baitul Arqom ini kemudian ditutup secara resmi oleh Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah Kabupaten Tangerang.
Berdasarkan kesan dan pesan yang dihimpun, para peserta mengaku sangat antusias, senang, dan memperoleh banyak wawasan serta pengalaman berharga. Mereka berharap seluruh materi dan pembekalan yang telah diterima tidak berhenti sebatas pengetahuan, melainkan dapat diimplementasikan secara nyata dalam aktivitas keorganisasian maupun kehidupan bermasyarakat sehari-hari.[red]












