Menu

Mode Gelap
Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir Bupati Tangerang Terima Penghargaan Kabupaten Inspiratif Swasembada Pangan Mitra Adhyaksa 2025 Wabup Intan Nurul Hikmah Lepas Fun Walk San Mon 30

Kota Tangerang Selatan · 7 Feb 2024 ·

Disperkimta Kota Tangsel Mulai Bangun 510 RUTLH pada Tahun 2024


 Kepala Dinas Perkimta Kota Tangsel Aries Kurniawan mendampingi Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie saat Sosialisasi RUTLH. Foto: Ist Perbesar

Kepala Dinas Perkimta Kota Tangsel Aries Kurniawan mendampingi Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie saat Sosialisasi RUTLH. Foto: Ist

Kota Tangsel – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) terus melanjutkan program bedah rumah atau perbaikan Rumah Umum Tak Layak Huni (RUTLH). Dimotori Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimta) Kota Tangsel, pada tahun anggaran 2024 ini total 510 unit rumah tak layak huni yang tersebar di tujuh kecamatan bakal diperbaiki.

Ke-510 rumah tak layak huni ini tersebar di tujuh kecamatan. Rinciannya, yakni Kecamatan Ciputat sebanyak 68 unit, Kecamatan Ciputat Timur 65 unit, Kecamatan Pamulang 65 unit, Kecamatan Pondok Aren 94 unit, Kecamatan Serpong 80 unit, Kecamatan Serpong Utara 70 unit dan Kecamatan Setu 68 unit rumah.

Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie mengatakan Pemerintah Kota kembali melanjutkan program yang pada tahun anggaran 2023 lalu memperbaiki 345 rumah tak layak huni. Menurutnya, program ini merupakan komitmen Pemerintah Kota dalam mewujudkan kehidupan layak, terlebih manfaatnya dirasakan betul oleh masyarakat.

“Perbaikan ini sifatnya menyeluruh dari bawah sampai atas. Tetap semuanya kita bangun dengan konstruksi bata atau hebel, pakai atapnya baja ringan, dua kamar, kemudian kamar mandi, ruang keluarga, dapur, listriknya, air juga udah ada. Lantainya keramik,” terangnya.

Untuk mendapatkan program bedah rumah ini, ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi. Hanya saja, syarat utama yang wajib dipenuhi yakni status tanah penerima manfaat program bedah rumah, yang harus milik sendiri.

“Tahun ini 510 unit rumah se-Tangerang Selatan akan dibedah. Asal tanahnya milik sendiri, jangan milik PT, tanah minjam dan lain-lain,” kata Benyamin.

Senada dikatakan Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan. Menurutnya, perbaikan ini sifatnya menyeluruh. Dimana, membongkar total rumah umum yang tak layak huni, sehingga menjadi layak ditempati.

“Program ini sebagai komitmen Pemerintah Kota Tangerang Selatan menghadirkan kehidupan yang layak dan menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat,” tandasnya.

Sementara Kepala Disperkimta Kota Tangsel, Aries Kurniawan mengatakan bahwa program bedah rumah merupakan komitmen Wali Kota dan Wakil Wali Kota menghadirkan kesejahteraan dan kehidupan yang layak bagi warga Tangerang Selatan.

Menurut Aries, total keseluruhan rumah yang diperbaiki oleh Pemerintah Kota Tangerang Selatan sebanyak dua ribu lebih dalam program bedah rumah sejak awal digulirkan. Rinciannya, pada 2017 telah dibangun 206 rumah, 2018 dibangun 151 rumah, 2019 dibangun 205, 2020 dibangun 205 rumah, 2021 dibangun 198, 2022 dibangun 200 rumah dan 2023 sebanyak 345 rumah. [red]

Artikel ini telah dibaca 249 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Gubernur Andra Soni Pantau Pelaksanaan MBG dan pra-SPMB

2 Juni 2026 - 13:08

Program Sekolah Gratis Andra Soni Dongkrak Minat Siswa ke Sekolah Swasta

2 Juni 2026 - 12:07

Raih WTP ke-14 Kali, Benyamin: Ini Buah Kebersamaan dan Kepercayaan Masyarakat

26 Mei 2026 - 22:55

Gubernur Andra Soni Gandeng BPJT dan Operator Tol Tingkatkan Pelayanan Jalan Tol di Banten

26 Mei 2026 - 20:02

Pemkot Tangsel Pastikan Pasokan Pangan Tetap Lancar Menjelang Iduladha 1447 H

25 Mei 2026 - 17:33

Gubernur Andra Soni Optimis Tren Pertumbuhan Ekonomi Banten Berlanjut Positif

22 Mei 2026 - 20:24

Trending di Kota Tangerang Selatan