Menu ✖

Mode Gelap
Pemkab Tangerang dan 26 Perguruan Tinggi Tandatangani Kerja Sama Beasiswa Tangerang Gemilang Perkuat Tata Kelola Organisasi dan Pelayanan Umat, MUI Kota Tangerang Terapkan ISO 9001:2015 Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim

Kota Tangerang · 23 Okt 2023 ·

Petakan Potensi Titik Api Baru, Arief: Perlu di Mapping Menggunakan Drone Geo Thermal


 Helikopter BNPB saat melakukan Pemadaman Menggunakan Water Bimbing. Foto: Rendi Saputra/Bule Perbesar

Helikopter BNPB saat melakukan Pemadaman Menggunakan Water Bimbing. Foto: Rendi Saputra/Bule

Kota Tangerang – Meskipun sudah berangsur mereda, upaya pemadaman kebakaran di TPA Rawa Kucing masih terus dilakukan. Memasuki hari ke empat, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang bekerja sama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mulai mengerahkan helikopter water bombing sebagai langkah lanjutan guna mempercepat proses pemadaman.

Wali Kota Tangerang, Arief R. Wismansyah, didampingi Sekretaris Daerah, Herman Suwarman, bersama Komandan Korem (Danrem), Brigjend TNI Putranto Gatot Sri Handoyo, melakukan pantauan melalui udara menggunakan helikopter BNPB guna meninjau sekaligus memetakan potensi-potensi titik api lain yang mungkin akan muncul di TPA Rawa Kucing khususnya di zona bagian pintu 3, Senin (23/10).

“Memasuki hari ke empat sudah terpantau berkurang ya, berkat upaya dan kerja keras dari tim gabungan serta kolaborasi juga dengan Kementerian LHK, BNPB dan TNI-Polri. Akan kita upayakan terus hingga tuntas,”tutur Arief.

“Dan untuk hasil pantauan udara tadi terlihat untuk yang di sebelah selatan itu asapnya sangat pekat, untuk api sudah tidak terlihat ya karena asap putihnya sangat pekat jadi kemungkinan api yang ada di bawah sampah yang harus mulai kita tangani,” imbuhnya.

Untuk itu, Arief, meminta kepada tim gabungan penanganan kebakaran beserta jajaran agar dapat menyiapkan akses untuk alat berat serta kendaraan pemadam agar dapat menjangkau ke titik-titik api.

“Sesuai arahan dari BNPB juga ini kita sudah instruksikan kepada petugas yang ada di lapangan agar membuka akses untuk kendaraan alat berat dan pemadam agar dapat lebih mudah masuk, tidak perlu memutar, yang tujuannya untuk menyisir dan menyasar langsung ke titik-titik api terutama yang ada di bawah sekam.” lanjutnya.

Lebih lanjut, Arief, mengatakan untuk mengoptiomalkan upaya pemetaan api yang ada di dalam tumpukan sampah, dan diperlukan alat khusus untuk mendeteksi suhu panas bumi atau geo thermal.

“Nah untuk api yang ada di dalam ini perlu di mapping menggunakan drone geo thermal, makanya kita akan coba upayakan untuk kerja sama atau pinjam selain tentunya akam ada helikopter water bombing tambahan dari BNPB,” terang Arief.

Arief, menambahkan, kolaborasi dengan berbagai pihak terutama Pemerintah Pusat juga akan terus diupayakan guna mengoptimalkan penanganan kebakaran yang terjadi di TPA Rawa Kucing.

“Selain bantuan berupa alat, kami bersama Kodim Kota Tangerang juga sedang mangupayakan kolaborasi dengan Kodim Kota Solo untuk mendatangkan tenaga-tenaga ahli yang sudah berpengalaman menangani kebakaran yang kemarin terjadi juga di TPA Putri Cempo. Intinya kita akan terus ikhtiar dan upayakan dengan berbagai macam cara agar musibah kebakaran di TPA Rawa Kucing ini dapat segera teratasi dan tuntas.” tukas wali kota. [red]

Artikel ini telah dibaca 26 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Sumpah Pemuda, Sachrudin-Maryono Ajak Generasi Muda Bergerak dan Berdampak!

28 Oktober 2026 - 20:59

Bupati Tangerang Buka Gebyar Seni Budaya dan Tinjau Jembatan di Sepatan Timur

28 Oktober 2026 - 19:33

Bantu Warga Hadapi Dampak Perubahan Iklim, UYI Terjunkan Mahasiswa KKL 2026 ke Kecamatan Pinang

27 Oktober 2026 - 22:48

Wakil Wali Kota Maryono Ajak Wisudawan Berkontribusi dalam Pembangunan Kota

27 Oktober 2026 - 16:59

Gorvu Tangerang Jadi Rujukan PANRB, Sachrudin: Inovasi Daerah Berdampak Nasional

27 Oktober 2026 - 13:08

Festival B2SA, Wali Kota Sachrudin: Pangan Sehat, Generasi Hebat! 

27 Oktober 2026 - 12:49

Trending di Kota Tangerang