Menu

Mode Gelap
Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir Bupati Tangerang Terima Penghargaan Kabupaten Inspiratif Swasembada Pangan Mitra Adhyaksa 2025

Kota Tangerang · 11 Okt 2023 ·

Cleanup Day Every Day, Banksasuci Bersihkan 12 Ton Sampah di Bantaran Sungai Cisadane


 Ratusan Aktivis dan Penggiat Lingkungan Hidup saat Aksi Bebersih Sampah di Bantaran Sungai Cisadane dalam kampanye Cleanup Day Every Day. Foto: Jambrong Perbesar

Ratusan Aktivis dan Penggiat Lingkungan Hidup saat Aksi Bebersih Sampah di Bantaran Sungai Cisadane dalam kampanye Cleanup Day Every Day. Foto: Jambrong

Kota Tangerang – Aktivis dan Penggerak Lingkungan Hidup yang tergabung dalam Banksasuci bersama masyarakat dan stakeholders terkait berhasil bersihkan 12 Ton sampah di bantaran Sungai Cisadane dalam kegiatan kampanye edukasi Cleanup Day Every Day, Rabu, (11/10/2023).

Tema kampanye kali ini adalah “Mulai dari Sungai, Jangan Nunggu Numpuk di Pantai”, merupakan seruan dan ajakan kepada semua pihak bahwa untuk menjaga laut dan pantai tetap terjaga, maka harus dimulai dengan menjaga, merawat dan melestarikan Sungai.

Penggagas kegiatan sekaligus Ketua Banksasuci Foundation, Ade Yunus menjelaskan bahwa menurutnya penanganan sampah merupakan tanggung jawab bersama dan harus dilakukan secara terstruktur, sistematis dan massif.

Terstruktur yang dimaksud adalah harus melibatkan stakeholders Pentahelix Pemerintah dengan Kebijakanya, Corporate dengan CSRnya, Akademisi dengan Kajiannya, Komunitas dengan Aksinya, dan Media untuk Sosialisasi dan Publikasi, Sistematis adalah dilakukan secara simultan dan berkelanjutan (Suistanability) bukan sekedar aksi bebersih 2 atau 3 hari sekedar merelokasi sampah saja, besok lusa akan kembali numpuk, Massif harus dilakukan bersama mulai dari Hulu Sungai, ditengah hingga Hilir Sungai (muara pantai),” Papar Ade usai aksi di Dermaga Kampung Bekelir, Kelurahan Babakan Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, (11/10/2023).

Ade juga menambahkan bahwa bukan saatnya lagi penanganan sampah sekedar di-obrolin, di-seminarin, saling ngandelin, saling nyalahin tapi butuh aksi nyata dan keterlibatan seluruh stakeholders terkait.

“Bila kita (red-stakeholders pentahelix) memiliki visi yang sama dalam penanganan sampah di Sungai maka InsyaAllah Cisadane Bebas Sampah 2045 akan terwujud,” Tandanya.

Dalam hal kampanye edukasi perlu dilakukan, menurut hal tersebut merupakan salah satu cara yang dinilai efektif dalam mengurangi sampah di Sungai.

“Dengan aksi dan Kampanye Cleanup Day Every Day, berdasarkan hasil audit sampah di Wastetrap atau Trushboom Banksasuci  menunjukan bahwa jumlah sampah setiap bulannya terus berkurang, dan sekali lagi tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri tapi harus dilakukan bersama-sama,” Pungkasnya. [red]

 

Artikel ini telah dibaca 108 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Soehaery Kahfi Nahkodai PDBI Kota Tangerang Periode 2026-2030

4 Juli 2026 - 22:01

Soehaery Kahfi Nahkodai PDBI Kota Tangerang

4 Juli 2026 - 18:39

Kota Tangerang Tampil di Karnaval Budaya Nusantara, Sachrudin : Bisa Jadi Magnet Wisatawan

2 Juli 2026 - 21:39

Wali Kota Sachrudin: Program 3G  Selaras dengan Spirit Perwujudan Kota Tangguh 

2 Juli 2026 - 19:33

Aksi Tanam Pohon Bareng Apeksi, Sachrudin: Investasi untuk Generasi Emas Bangsa

2 Juli 2026 - 17:27

BPBD Kota Tangerang Siaga, Siap Beri Dukungan Penanganan Kebakaran TPA Jatiwaringin

1 Juli 2026 - 15:38

Trending di Kabupaten Tangerang