Menu ✖

Mode Gelap
Pemkab Tangerang dan 26 Perguruan Tinggi Tandatangani Kerja Sama Beasiswa Tangerang Gemilang Perkuat Tata Kelola Organisasi dan Pelayanan Umat, MUI Kota Tangerang Terapkan ISO 9001:2015 Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim

Kota Tangerang · 16 Sep 2023 ·

Kalak BPBD Kota Tangerang Ajak Masyarakat Waspadai Potensi Bencana Dimusim Kemarau


 Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang, Maryono Hasan. Foto: Istimewa Perbesar

Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang, Maryono Hasan. Foto: Istimewa

Kota Tangerang – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika atau BMKG telah merillis prediksi Fenomena El Nino dan Indian Ocean Dipole atau IOD positif yang menyebabkan kemarau atau kekeringan akan berlangsung hingga akhir tahun 2023.

Bahkan Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah pun mengimbau masyarakat untuk terus waspada pada potensi bencana yang kerap muncul di musim kemarau.

“Masyarakat Kota Tangerang diharapkan terus waspada akan potensi bencana yang muncul di musim kemarau, hindari perilaku yang menyebabkan kebakaran, hemat penggunaan air, dan manfaatkan program pangan murah yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang,” jelas Arief, Rabu 12 September 2023.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kota Tangerang, Maryono Hasan menjelaskan berdasarkan data BMKG indeks El Nino mencapai level moderate dan IOD sudah memasuki level positif atau suhu ekstrem, yang menyebabkan udara lebih kering.

Sehingga, berisiko pada ancaman kekeringan, kebakaran dan penanganan yang sulit.

“Ini, membutuhkan pengetahuan dan kesadaran bersama-sama. Yakni, untuk sama-sama menjaga kesehatan tubuh dengan pola hidup, dan sama-sama untuk menjaga lingkungan untuk keberlangsungan lingkungan pada masa kemarau panjang yang tengah kita hadapi saat ini,” ungkap Maryono.

Mempriositaskan pemanfaatan sumber air yang tersedia untuk keperluan baku untuk air bersih. Lalu menanam pohon sebanyak-banyaknya di lingkungan sekitar.

Membuat dan memperbanyak resapan air, dengan tidak menutup permukaan dengan plester semen atau ubin keramik. Kemudian memberikan perlindungan sumber air bersih yang tersedia dan melakukan panen dan konservasi air. Serta, membuat waduk atau embung disesuaikan dengan keadaan lingkungan.

“Kita sebagai warga Kota Tangerang perlu waspada dan siap menghadapi tantangan ini. salah satunya dengan melakukan langkah-langkah antisipasi tersebut, demi menjaga diri dan lingkungan kita,” imbuhnya. [red]

Artikel ini telah dibaca 82 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pasca Revitalisasi, Wali Kota Sachrudin Ajak Pedagang Jaga Pasar Anyar

2 November 2026 - 15:46

Wujudkan Kebersihan Kota, Sachrudin Gencarkan Gerakan Korve

1 November 2026 - 08:25

Serius Tangani Banjir, Wali Kota Sachrudin Sampaikan Terimakasih Kepada Menteri PU dan Gubernur Banten

30 Oktober 2026 - 18:41

Menteri PU Petakan Banjir Kali Angke: Jembatan Bailey Dipasang, Bendung Polor Bakal Dibongkar

30 Oktober 2026 - 18:04

Atasi Banjir Tangerang, Gubernur Andra Soni Dukung Langkah Kementerian PU Lebarkan Kali Angke

30 Oktober 2026 - 18:02

Mitigasi Banjir Kota Tangerang, 4 Titik Saluran Pembuangan Mulai Dinormalisasi

29 Oktober 2026 - 08:52

Trending di Kota Tangerang