Menu

Mode Gelap
Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir Bupati Tangerang Terima Penghargaan Kabupaten Inspiratif Swasembada Pangan Mitra Adhyaksa 2025 Wabup Intan Nurul Hikmah Lepas Fun Walk San Mon 30

Ekonomi · 1 Sep 2023 ·

Mudahkan Transaksi, Perumda Pasar Kota Tangerang Berhasil Terapkan Pasar Anyar SIAP QRIS


 Mudahkan Transaksi, Perumda Pasar Kota Tangerang Berhasil Terapkan Pasar Anyar SIAP QRIS Perbesar

Kota Tangerang – Direktur Perumda Pasar Kota Tangerang, Titien Mulyati mengatakan sebanyak 70 persen pedagang dari 522 kios yang ada di Pasar Anyar Tangerang telah menerapkan sistem pembayaran non tunai menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

Ia mengatakan pedagang yang telah menggunakan QRIS tak hanya pada pedagang parabotan, sejumlah pedagang sayuran, daging dan lainnya juga turut menggunakannya.

Para pedagang ini sebelumnya telah diberikan edukasi terkait penggunaan dan manfaat yang diterima seiring dengan perkembangan teknologi terkini.

Tak hanya itu saja, program ini sejalan dengan ditetapkannya Pasar Anyar Tangerang sebagai pasar tradisional pertama di Kota Tangerang oleh Bank Indonesia sebagai Pasar Sehat Inovatif dan Aman Pakai (SIAP) QRIS.

“Pasar Anyar Tangerang menjadi Pasar SIAP-QRIS dalam rangka mendukung program Pemerintah dalam menumbuhkan ekonomi kerakyatan berbasis digital,” katanya.

Untuk memudahkan proses transaksi, pedagang juga turut memberikan edukasi dan menyarankan pada para pembeli untuk melakukan pembayaran menggunakan QRIS.

“Sehingga mereka tak repot mengeluarkan uang receh untuk pembelian atau pembayaran,” tambahnya.

Dijelaskan Titien, selain Pasar Anyar Tangerang, penerapan QRIS juga dilakukan di Pasar Poris. Secara bertahap, Perumda Pasar Kota Tangerang akan terus berupaya mensosialisasikan penggunaan QRIS oleh pedagang dan pasar lainnya. Sehingga, penerapan digital pada lingkungan pasar bisa lebih masif lagi di Kota Tangerang.

“QRIS memudahkan pedagang dan juga pembeli dalam bertransaksi, penjual tidak perlu repot menyiapkan uang kembalian begitu juga pembeli yang lebih suka transaksi non tunai,” ungkapnya.

Titien menambahkan, penggunaan QRIS bagi pedagang juga dilakukan untuk pembayaran retribusi Pasar. Pedagang tinggal menempelkan kode QRIS kepada petugas retribusi yang datang ke kios.

“Penggunaan QRIS dalam retribusi merupakan upaya Perumda memasyarakatkan gerakan non tunai di Pasar, selain itu juga menjaga akuntabilitas pendapatan retribusi Pasar. Perumda Pasar Kota Tangerang juga telah menerapkan QRIS di Mobil Belanja Gampang atau Si Jampang,” katanya. [red]

Artikel ini telah dibaca 61 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Keren Jasa! Kota Tangerang Juara Umum POPDA Banten Berturut-turut 

17 Juni 2026 - 19:34

Wakil Wali Kota Maryono: Kerja Sama Daerah Harus Berdampak 

17 Juni 2026 - 18:13

Pemkot Tangerang Jadi Pilot Project Digitalisasi Pembelajaran Anti Korupsi KPK

17 Juni 2026 - 17:52

Wajib Pemeriksaan Pra Nikah Jadi Bagian Strategi Pencegahan Stunting di Kota Tangerang

17 Juni 2026 - 14:34

Benyamin Dorong Kolaborasi Lindungi Perempuan dan Anak dari Berbagai Risiko Sosial

17 Juni 2026 - 12:47

BPBD Kota Tangerang Lakukan Penyemprotan Normalisasi Saluran Air di Jalan Raden Fatah

16 Juni 2026 - 17:28

Trending di Kota Tangerang