Menu

Mode Gelap
Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir Bupati Tangerang Terima Penghargaan Kabupaten Inspiratif Swasembada Pangan Mitra Adhyaksa 2025 Wabup Intan Nurul Hikmah Lepas Fun Walk San Mon 30

Kota Tangerang · 10 Jan 2023 ·

Jadi Narsum Forum ICMI, Wali Kota Sampaikan Hambatan Yang Dihadapi Pemda


 Jadi Narsum Forum ICMI, Wali Kota Sampaikan Hambatan Yang Dihadapi Pemda Perbesar

Kota Bogor – Wali Kota Tangerang H. Arief R. Wismansyah didaulat sebagai salah satu narasumber dalam acara Simposium Nasional Majelis Pembangunan Daerah yang diadakan oleh Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI).

Dalam acara yang mengusung tema “Memperkuat Otonomi Daerah Menuju Indonesia Sejahtera 2045”, Wali Kota berbicara tentang keterbatasan kewenangan pemerintah daerah dalam tata kelola pemerintahan khususnya dalam memberikan pelayanan yang paripurna kepada masyarakat di berbagai bidang.

“Kami sebagai kota yang berbatasan langsung dengan DKI Jakarta dihadapkan dengan kompleksitas persoalan. Dan kami pemerintah punya keterbatasan kewenangan,”

“Misalnya terkait penanganan banjir yang memerlukan sinergitas semua pihak. Karena sebagai contoh normalisasi dan penurapan sungai dan situ menjadi kewenangan dari pemerintah pusat atau pemprov, tetap lapornya ke pemda,” ujar Wali Kota dalam acara yang turut dihadiri oleh Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Surta Wijaya di Hotel Salak, Kota Bogor, Selasa (10/1).

Arief menjabarkan salah satu indikator keberhasilan pembangunan adalah dengan meningkatnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang didorong dengan naiknya angka sekolah di suatu daerah, dimana perlu adanya jaminan pendidikan yang juga dibatasi kewenangannya untuk pemerintah daerah

“Saat ini kita masih menghadapi regulasi yang membatasi kreativitas pemda untuk membantu masyarakat,” jabarnya yang hadir sebagai perwakilan Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi).

Dalam forum tersebut, Arief mengharapkan agar dapat tercipta solusi sebagai jalan tengah baik bagi pemerintah pusat hingga pemerintah daerah agar pemerintahan dapat berjalan efektif

“Otonomi daerah harus tetap maju, dengan menyesuaikan peraturan yang ada agar pemda bisa menjalankan tugas sesuai dengan aturan,” tutup Wali Kota.

Sebagai informasi, Simposium Nasional Majelis Pembangunan Daerah juga turut menghadirkan narasumber lainnya seperti Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Ahli dari Universitas Brawijaya Andi Fefta Wijaya dan Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan. (Red).

Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Program Kurban TJSL, Maryono: Aksi Sosial Perlu Diperluas Dampaknya

25 Mei 2026 - 15:32

Di Momen O2SN, Pemkot Luncurkan Inovasi Pendidikan, Sachrudin: Teknologi dan Prestasi Harus Tumbuh Bersama

25 Mei 2026 - 15:07

Polsek Karawaci Rutin Gelar Patroli Cegah Kejahatan Jalanan Narkoba hingga Premanisme

24 Mei 2026 - 17:26

Buka Liga PSSI Tangerang, Sachrudin Tekankan Pentingnya Disiplin dan Sportivitas

24 Mei 2026 - 16:10

Hendra Gunawan Turut Bebersih Kali Sabi: Butuh Kesadaran Kolektif

24 Mei 2026 - 10:28

Cegah Banjir, Gubernur Banten dan Wali Kota Tangerang Gencarkan Gerakan Bebersih Kali

23 Mei 2026 - 18:49

Trending di Banten