Menu ✖

Mode Gelap
Pemkab Tangerang dan 26 Perguruan Tinggi Tandatangani Kerja Sama Beasiswa Tangerang Gemilang Perkuat Tata Kelola Organisasi dan Pelayanan Umat, MUI Kota Tangerang Terapkan ISO 9001:2015 Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim

Kota Tangerang · 20 Okt 2026 ·

Kali Sabi Dilebarkan, Warga RW 016 Uwung Jaya Berharap Bebas Banjir


 Saluran Kali Sabi di Wilayah RW 016 Uwung Jaya Cibodas Kota Tangerang kini lebih lebar. Foto: TangerangPos Perbesar

Saluran Kali Sabi di Wilayah RW 016 Uwung Jaya Cibodas Kota Tangerang kini lebih lebar. Foto: TangerangPos

Kota Tangerang – Setelah menunggu cukup lama, warga RW 016, Kelurahan Uwung Jaya, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, akhirnya mendapatkan kesempatan menerima bantuan pembangunan pelebaran drainase Kali Sabi. Bantuan tersebut diberikan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang, dan hingga kini pekerjaannya sudah berjalan dalam dua fase pada tahun ini.

Fase pertama dikerjakan di Jalan Kalingga VI, RT 003, RW 016, Kelurahan Uwung Jaya. Sementara itu, fase kedua berlangsung di alamat yang sama dengan melanjutkan pekerjaan fase pertama yang telah selesai sebelumnya. Pola bertahap ini dipilih agar aliran air tetap dapat mengalir selama proses pelebaran berlangsung, sehingga warga tidak sepenuhnya kehilangan fungsi saluran saat proyek berjalan.

Bertahun-tahun Menanti Perbaikan

Pelebaran drainase Kali Sabi menjadi jawaban atas keluhan warga yang sudah berlangsung lama. Selama ini, saluran yang melintas di wilayah RW 016 dinilai tidak lagi mampu menampung volume air, terutama ketika hujan turun. Kondisi itu diperparah oleh pendangkalan serta tumpukan sampah dan sedimen yang memperkecil kapasitas aliran.

  “Setelah kurun waktu yang cukup lama, akhirnya RW 016 Kelurahan Uwung Jaya mendapatkan kesempatan mendapat bantuan pembangunan pelebaran drainase Kali Sabi di wilayah RW 016 Kelurahan Uwung Jaya,” ujar Ketua RW 016 Kelurahan Uwung Jaya.

Menurutnya, kehadiran proyek tersebut bukan sekadar pekerjaan fisik, melainkan harapan baru bagi warga yang selama bertahun-tahun hidup berdampingan dengan ancaman banjir setiap musim hujan.

Banjir Datang Meski Hujan Tidak Lebat

Persoalan yang dihadapi warga RW 016 bukan banjir biasa. Setiap musim hujan, wilayah ini disebut selalu dilanda banjir tanpa perlu menunggu curah hujan yang tinggi. Bahkan ketika hujan turun dengan intensitas rendah, genangan hingga banjir tetap muncul dan merendam permukiman.

Kondisi tersebut tentu mengganggu aktivitas sehari-hari warga, mulai dari terganggunya akses jalan, rusaknya perabot rumah, hingga kekhawatiran terhadap kesehatan lingkungan. Karena itulah, pelebaran drainase Kali Sabi diharapkan tidak hanya memperlancar aliran air, tetapi juga memutus siklus banjir yang berulang setiap tahun.

  “Harapan warga RW 016 Kelurahan Uwung Jaya, pembangunan ini dapat berdampak ke wilayahnya. Saat musim hujan tiba, wilayah RW 016 selalu banjir, tanpa perlu menunggu curah hujan yang tinggi. Bahkan ketika curah hujan rendah pun, banjir pasti terjadi,” tegas Ketua RW 016.

Butuh Solusi Berkelanjutan

Selain berharap pada dua fase pelebaran yang sedang berjalan, warga juga meminta pemerintah terus mencari solusi menyeluruh terhadap persoalan banjir. Menurut ketua RW, penanganan banjir tidak cukup berhenti pada pelebaran saluran, tetapi perlu disertai pemeliharaan rutin, normalisasi, serta kajian drainase kawasan agar air tidak hanya berpindah genangan ke titik lain.

  “Kami juga berharap seluruh warga RW 016 Kelurahan Uwung Jaya dan pemerintah dapat selalu memberikan pemikiran solusi dari bencana banjir yang setiap tahun selalu dialami warga RW 016 Kelurahan Uwung Jaya,” tegasnya.

Dari sisi warga, kesadaran menjaga saluran menjadi kunci. Kebiasaan membuang sampah ke kali, menutup saluran, dan membangun di atas area resapan air disebut perlu ditinggalkan agar hasil pelebaran drainase tidak cepat berkurang manfaatnya. Gotong royong membersihkan saluran menjelang musim hujan juga dinilai penting untuk menjaga kapasitas aliran.

Hingga kini, pekerjaan fase kedua masih berlangsung di Jalan Kalingga VI. Warga RW 016 berharap proyek tersebut selesai tepat waktu dan tepat mutu, sehingga ketika musim hujan berikutnya datang, permukiman mereka bisa lebih aman dan aktivitas sehari-hari tidak lagi terganggu oleh banjir yang selama ini selalu datang setiap tahun.[Gede]

Artikel ini telah dibaca 25 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Turunkan 23 Atlet Disemua Kategori, FAJI Kota Tangerang Siap Sabet Medali di Porprov VII Tangsel

20 Oktober 2026 - 14:19

Tingkatkan Kepedulian terhadap Lingkungan, Sachrudin-Maryono Gaungkan PHBS Jadi Gaya Hidup

19 Oktober 2026 - 19:50

PT Bumitangerang Mesindotama (Ofi) Raih Penghargaan The Best Corporate Sustainability pada Ajang TangerangPos Awards 2026

17 Oktober 2026 - 22:12

Transformasi Digital Kota Tangerang Dapat Apresiasi pada Ajang Tangerang Pos Awards 2026

17 Oktober 2026 - 13:29

Jaga Air Baku Berkelanjutan, Perumdam Tirta Benteng Raih Penghargaan The Best Corporate Sustainability

17 Oktober 2026 - 12:22

PT Gajah Tunggal Tbk Raih Penghargaan TangerangPos Awards 2026 Kategori Corporate Contribution

17 Oktober 2026 - 11:54

Trending di Kota Tangerang