Menu ✖

Mode Gelap
Pemkab Tangerang dan 26 Perguruan Tinggi Tandatangani Kerja Sama Beasiswa Tangerang Gemilang Perkuat Tata Kelola Organisasi dan Pelayanan Umat, MUI Kota Tangerang Terapkan ISO 9001:2015 Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim

Banten · 3 Okt 2026 ·

Gubernur Banten Andra Soni Usulkan Karnaval Panjang Mulud Jadi Agenda Budaya Berkelanjutan


 Gubernur Banten Andra Soni saat membuka Karnaval Panjang Mulud tingkat Provinsi Banten di Halaman Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang. Foto: Ist Perbesar

Gubernur Banten Andra Soni saat membuka Karnaval Panjang Mulud tingkat Provinsi Banten di Halaman Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang. Foto: Ist

Serang – Gubernur Banten Andra Soni mengusulkan Karnaval Panjang Mulud tingkat Provinsi Banten menjadi ajang budaya yang digelar secara berkelanjutan. Ke depannya, tradisi khas masyarakat Banten tersebut diharapkan dapat masuk ke dalam Kalender Acara Nusantara tingkat nasional.

​Hal tersebut disampaikan Gubernur Andra Soni pada Karnaval Panjang Mulud tingkat Provinsi Banten di Halaman Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, Sabtu (3/10/2026). Ia mengapresiasi inisiatif Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi Banten di bawah kepemimpinan K.H. Bunyamin Hafidz yang telah menggagas acara ini.

​“Kita mengapresiasi gagasan dari kawan-kawan DMI yang menyarankan pelaksanaan Panjang Mulud sebagai bagian dari peringatan Maulid Nabi sekaligus memeriahkan HUT ke-26 Provinsi Banten. Kita ingin kegiatan ini berlanjut dan menjadi bagian dari kalender acara Nusantara,” ungkap Gubernur Andra Soni.

​Menurut Gubernur Andra Soni, Karnaval Panjang Mulud merupakan salah satu upaya untuk mengangkat identitas budaya Banten sekaligus memperkuat daya tarik wisata daerah. Antusiasme masyarakat dalam mengikuti kegiatan ini menunjukkan bahwa tradisi tersebut masih memiliki daya pikat yang kuat.

​“Ini adalah cara kita bergerak dari identitas menuju produktivitas yang berkualitas. Kesimpulannya, kita sepakat bahwa acara ini harus dilanjutkan,” tegasnya.

​Karnaval perdana ini diikuti oleh beragam unsur, mulai dari anggota dewan masjid, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dari tingkat kabupaten dan kota, hingga kelompok masyarakat. Gubernur Andra Soni menyebutkan, meski antusiasme pendaftar sangat tinggi, kuota peserta tahun ini terpaksa dibatasi karena masih merupakan langkah awal pelaksanaan tingkat provinsi.

​Sementara itu, Ketua DMI Provinsi Banten K.H. Bunyamin Hafidz menjelaskan, Karnaval Panjang Mulud tahun ini dihadiri oleh sekitar 2.000 orang. Ia memastikan kegiatan hasil kolaborasi DMI dan Pemprov Banten ini akan kembali digelar pada tahun depan dengan skala yang lebih besar.

​“Insyaallah sesuai arahan Gubernur, tahun depan kita akan laksanakan lagi dan akan memperebutkan Piala Gubernur. Rencananya, pelaksanaan tahun depan akan digelar di alun-alun agar tempatnya lebih luas dan bisa menampung lebih banyak peserta,” ujar Bunyamin.[red]

Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Hampir 8 Juta Warga Banten Sudah Manfaatkan Program Cek Kesehatan Gratis

2 Oktober 2026 - 20:05

Jawab Kebutuhan Transportasi, Banten Siapkan Elektrifikasi Jalur Kereta Rangkasbitung–Merak

2 Oktober 2026 - 16:06

Tinawati Andra Soni Bawa Produk Kerajinan Banten ke Kriyanusa, Perluas Peluang Pasar

1 Oktober 2026 - 19:26

Warga Banten Selatan Kini Bisa Cuci Darah di RSUD Malingping, Andra Soni: Kita Dekatkan Fasilitas Kesehatan

30 September 2026 - 21:44

Pendidikan Berkualitas Putus Rantai Kemiskinan, Gubernur Andra Soni Apresiasi Sekolah Rakyat Presiden Prabowo 

30 September 2026 - 20:00

Dukung Program Bang Andra, Bank Banten Dorong Peningkatan Aksesibilitas dan Kesejahteraan Masyarakat Perdesaan

30 September 2026 - 19:28

Trending di Banten