Lebak – Gubernur Banten Andra Soni meresmikan layanan hemodialisis atau cuci darah di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Malingping, Kabupaten Lebak, Rabu (30/9/2026).
Peresmian ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten untuk mendekatkan dan meratakan akses layanan kesehatan bagi masyarakat.
Kegiatan peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Gubernur Andra Soni. Setelah itu, ia memantau pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang diikuti warga setempat, dilanjutkan dengan meninjau ruang hemodialisis untuk memastikan kesiapan fasilitas bagi masyarakat, khususnya di wilayah Banten bagian selatan.
“Fasilitas ini disiapkan untuk membantu masyarakat yang mengalami gagal ginjal dan harus menjalani cuci darah. RSUD Malingping telah menyiapkan 10 tempat tidur untuk layanan tersebut. Semoga ini bermanfaat bagi masyarakat,” kata Andra Soni.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Andra Soni mengimbau masyarakat agar rutin memeriksakan kesehatan sejak dini melalui program CKG. Pengecekan awal dinilai penting untuk mencegah terjadinya komplikasi penyakit, termasuk kerusakan ginjal.
Ia menjelaskan, ketika fungsi ginjal sudah rusak, pasien akan didiagnosis mengalami gagal ginjal dan harus rutin mendatangi rumah sakit untuk menjalani proses cuci darah selama beberapa jam.
Lebih lanjut, Andra Soni mengakui bahwa wilayah Banten bagian selatan masih membutuhkan peningkatan fasilitas kesehatan. Meskipun saat ini Pemprov Banten telah mengoperasikan RSUD Cilograng, RSUD Malingping, dan RSUD Labuan, pihaknya berjanji akan terus menyempurnakan layanan medis di wilayah tersebut.
“Misalnya dengan memperbanyak dokter spesialis, serta menambah kamar rawat dan ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) sehingga masyarakat tidak lagi mengantre lama,” pungkasnya.[red]












