Menu

Mode Gelap
Pemkab Tangerang dan 26 Perguruan Tinggi Tandatangani Kerja Sama Beasiswa Tangerang Gemilang Perkuat Tata Kelola Organisasi dan Pelayanan Umat, MUI Kota Tangerang Terapkan ISO 9001:2015 Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim

Banten · 23 Sep 2026 ·

Gubernur Andra Soni Tingkatkan Kualitas Kawasan Pemukiman Menjadi Lebih Layak dan Sehat


 Gubernur Banten Andra Soni saat menghadiri peresmian serentak pembangunan peningkatan kualitas kawasan permukiman, perumahan, sarana umum, dan Posyandra Provinsi Banten tahun anggaran 2025 yang dipusatkan di Lingkungan Jaga Baya, Desa Kemanisan, Kecamatan Curug, Kota Serang. Foto: Ist Perbesar

Gubernur Banten Andra Soni saat menghadiri peresmian serentak pembangunan peningkatan kualitas kawasan permukiman, perumahan, sarana umum, dan Posyandra Provinsi Banten tahun anggaran 2025 yang dipusatkan di Lingkungan Jaga Baya, Desa Kemanisan, Kecamatan Curug, Kota Serang. Foto: Ist

Serang – Gubernur Andra Soni terus melakukan upaya peningkatan kualitas kawasan permukiman di Provinsi Banten melalui berbagai pendekatan program. Upaya ini dilakukan untuk peningkatan kehidupan masyarakat dan menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan asri dengan aksesibilitas yang baik.

Hal itu diungkapkan Andra Soni saat menghadiri peresmian serentak pembangunan peningkatan kualitas kawasan permukiman, perumahan, sarana umum, dan Posyandra Provinsi Banten tahun anggaran 2025 yang dipusatkan di Lingkungan Jaga Baya, Desa Kemanisan, Kecamatan Curug, Kota Serang, Rabu (23/9/2026). Peresmian juga diikuti oleh beberapa daerah secara virtual.

Di Kelurahan Kemanisan terdapat 11 rumah tidak layak huni atau RTLH yang dibangun Pemprov Banten pada tahun 2025. Sementara di tetangganya, kelurahan Sukawana terdapat 9 RTLH dengan sasaran yang telah memenuhi persyaratan seperti kategori Desil serta status kepemilikan rumah beserta tanahnya. Selain RTLH, di kedua wilayah itu juga dibangun jalan beserta drainasenya yang mencapai sekitar 2,4 kilometer.

Andra Soni mengungkapkan, berbagai pembangunan itu sebagian merupakan hasil usulan yang disampaikan oleh anggota DPRD Banten kepada Pemprov Banten atas berbagai aspirasi atau temuan di lapangan baik ketika kunjungan ke Daerah Pemilihan (Dapil) maupun aspirasi pada saat reses.

“Jadi bapak ibu kalau ada keluhan, jika tidak bisa disampaikan kepada gubernur atau wali kota, silahkan sampaikan ke anggota DPRD dari Dapil-nya masing-masing. Insya Allah kita akan tindaklanjuti,” pungkasnya.

Momentum ini, menurutnya merupakan bentuk rasa syukur terhadap pembangunan yang sudah dilakukan sekaligus pertanggungjawaban pemerintah kepada masyarakat.

“Kalau capaian program yang dilakukan pemerintah itu harus dilaporkan supaya masyarakat tahu, oh ternyata saya tidak sia-sia bayar pajak karena manfaat pembangunannya dirasakan,” ujarnya.

Andra Soni lalu meminta kepada masyarakat untuk bersama-sama menjaga fasilitas yang sudah baik agar bisa terus dinikmati sampai waktu yang cukup panjang. Pasalnya, tanpa keterlibatan dari masyarakat, Pemprov Banten akan kesulitan melakukan pengawasan.

“Kita sama-sama merawat apa yang sudah baik ini,” imbuhnya.

Secara keseluruhan pada tahun 2025, Pemprov Banten sudah melakukan pembangunan jalan lingkungan sepanjang 407,432 kilometer, drainase lingkungan 75 kilometer, 12 unit toilet umum, 10 unit Posyandu, 22 unit gedung serbaguna, tiga unit masjid, dan 37 unit PJU.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat Dan Kawasan Permukiman Provinsi Banten (PRKP) Provinsi Banten Rahmat Rugianto menambahkan, secara keseluruhan pada tahun 2025 DPRKP sudah melakukan pembangunan jalan lingkungan sepanjang 407,432 kilometer, drainase lingkungan 75 kilometer, 12 unit toilet umum, 10 unit Posyandu, 22 unit gedung serbaguna, tiga unit masjid, dan 37 unit PJU.

“Realisasi kita di tahun 2025 itu untuk peningkatan kawasan kumuh sebanyak 389 unit untuk RTLH, sama dengan target di tahun 2026,” katanya.

Dikatakan Rahmat, secara keseluruhan kalau dilihat dari backlog masyarakat di Provinsi Banten masih cukup banyak. Oleh karena itu, Rahmat berkomitmen sesuai arahan Gubernur Banten Andra Soni terus mengoptimalkan program yang langsung dirasakan oleh masyarakat ini melalui sinergi bersama DPRD Banten serta seluruh pemangku kepentingan.

“Usulan yang masuk sampai saat ini sudah mencapai sekitar 8.000. Kita akan lakukan verifikasi secara detail termasuk kesesuaian dengan Desil dan luas lahannya,” paparnya.

Turut hadir mendampingi Wali kota Serang Budi Rustandi, Wakil Ketua DPRD Banten Eko Susilo, Ketua Komisi IV DPRD Banten M Nizar, Kepala Bank Indonesia Kantor Perwakilan Provinsi Banten Sofwan Kurnia, Kepala OJK Provinsi Banten Adi Darma serta jajaran kepala OPD di lingkungan Pemprov Banten.

Pada kesempatan itu, Andra Soni langsung menyerahkan kunci rumah terhadap masyarakat penerima manfaat serta membagikan ratusan bantuan sembako dan bantuan sosial lainnya. Seusai memberikan bantuan, Andra Soni bersama rombongan meninjau hasil pembangunan RTLH, PSU dan irigasi.[red]

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Duka Gubernur Andra Soni untuk Surakman, Pemprov Pastikan Pendampingan Penuh bagi Keluarga Korban

23 September 2026 - 17:10

Gubernur Andra Soni Minta Penataan Kabel SJUT Selaras dengan Program Indonesia Asri

22 September 2026 - 19:39

Bank Banten Hadirkan Layanan Perbankan di RSUD Balaraja, Dukung Peningkatan Pelayanan Masyarakat

22 September 2026 - 15:26

Pansus Minerba DPRD Banten Dorong Sinkronisasi Wilayah Pertambangan dengan Tata Ruang

22 September 2026 - 13:55

Gubernur Andra Soni Apresiasi Inovasi Pemkot Tangsel dalam Integrasi Pelayanan Perpajakan dan Pertanahan

22 September 2026 - 12:59

7,2 juta Warga Banten Sudah Cek Kesehatan Gratis, Gubernur Andra Soni: Dukung Program Prioritas Presiden 

21 September 2026 - 19:01

Trending di Banten