Menu

Mode Gelap
Pemkab Tangerang dan 26 Perguruan Tinggi Tandatangani Kerja Sama Beasiswa Tangerang Gemilang Perkuat Tata Kelola Organisasi dan Pelayanan Umat, MUI Kota Tangerang Terapkan ISO 9001:2015 Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim

Kota Tangerang · 6 Sep 2026 ·

Dinkes Kota Tangerang: Waspadai Gangguan Pernapasan Dampak Abu Vulkanik 


 Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, Dr.dr.Dini Anggraeni. Foto: ist Perbesar

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, Dr.dr.Dini Anggraeni. Foto: ist

Kota Tangerang – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang dr. Dini Anggareni mengimbau, masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak kesehatan menyusul meluasnya sebaran abu vulkanik akibat aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.

”Paparan abu vulkanik dapat memengaruhi kesehatan, terutama sistem pernapasan. Partikel abu yang terhirup berpotensi menimbulkan keluhan seperti batuk, tenggorokan terasa tidak nyaman, hidung berair, hingga sesak napas pada kondisi tertentu,” tegas dr. Dini, Minggu (6/9/26).

Ia mengingatkan, masyarakat untuk memperhatikan kondisi kesehatan apabila terjadi paparan abu vulkanik. Warga yang mengalami keluhan pada saluran pernapasan setelah terpapar abu diimbau segera melakukan penanganan dan berkonsultasi dengan tenaga kesehatan apabila keluhan berlanjut.

”Selain gangguan pernapasan, paparan abu vulkanik juga dapat menyebabkan iritasi pada mata dan kulit. Karena itu, masyarakat perlu memperhatikan kondisi lingkungan dan menghindari paparan abu secara langsung, terutama ketika kualitas udara di sekitar tempat tinggal mengalami penurunan,” jelasnya.

Lanjutnya, juga mengingatkan kelompok yang memiliki risiko lebih tinggi mengalami gangguan pernapasan untuk meningkatkan kewaspadaan. Anak-anak, lansia, serta masyarakat yang memiliki riwayat gangguan pernapasan perlu lebih memperhatikan kondisi kesehatan selama terjadi paparan abu vulkanik.

”Masyarakat juga diminta tidak panik dan tetap mengikuti informasi resmi mengenai perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau serta kondisi lingkungan. Informasi yang berasal dari sumber resmi penting agar masyarakat dapat mengambil langkah yang tepat sesuai kondisi di lapangan,” kata dr. Dini.

Di tengah kondisi tersebut, Dinkes Kota Tangerang memastikan fasilitas pelayanan kesehatan tetap dapat dimanfaatkan masyarakat yang membutuhkan pemeriksaan. Warga yang mengalami gangguan kesehatan dapat mendatangi fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan sesuai kondisi.

”Pemkot Tangerang mengajak masyarakat bersama-sama meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak abu vulkanik. Dengan mengenali gejala dan segera mendapatkan pertolongan ketika mengalami gangguan kesehatan, masyarakat dapat mengurangi risiko dampak paparan abu vulkanik terhadap kesehatan,” tutupnya.[red]

Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dampak Abu Vulkanik, Sachrudin Imbau Warga Tetap Waspada dan Jaga Kesehatan

6 September 2026 - 12:01

Abu Vulkanik Erupsi Anak Krakatau Sampai Bandara Soetta, 33 Penerbangan Dibatalkan

6 September 2026 - 06:03

Sachrudin: Maulid Nabi Momentum Perkuat Iman dan Teladani Akhlak Rasulullah

5 September 2026 - 22:32

Gubernur Andra Soni Disambut Hangat Warga Pondok Lakah Permai Ciledug Kota Tangerang 

5 September 2026 - 15:30

Perkuat Ukhuwah dan Cetak Bibit Atlet, Sachrudin Buka Liga Santri 2026

4 September 2026 - 19:22

Keren Jasa, DLH Kota Tangerang Raih Apresiasi Government Collaboration

4 September 2026 - 16:42

Trending di Kota Tangerang