Menu

Mode Gelap
Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir Bupati Tangerang Terima Penghargaan Kabupaten Inspiratif Swasembada Pangan Mitra Adhyaksa 2025

Kota Tangerang · 31 Jul 2026 ·

Pemkot Tangerang Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Kemarau dan Ancaman Kekeringan


 Kepala BPBD Kota Tangerang Mahdiar saat pimpin Rapat Koordinasi Antisipasi Bencana Kekeringan. Foto: Ist Perbesar

Kepala BPBD Kota Tangerang Mahdiar saat pimpin Rapat Koordinasi Antisipasi Bencana Kekeringan. Foto: Ist

Kota Tangerang – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau dan potensi bencana hidrometeorologi kekeringan.

Langkah tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Hasil Kajian Hidrometeorologi Kekeringan yang melibatkan BPBD, BMKG, TNI, Polri, Perumda Tirta Benteng, Dinas PUPR serta sejumlah perangkat daerah dan instansi terkait guna menyusun langkah antisipasi secara terpadu.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang Mahdiar mengatakan, rapat koordinasi ini menjadi upaya menyatukan langkah seluruh pemangku kepentingan agar penanganan dampak musim kemarau dapat dilakukan lebih cepat, terukur dan tepat sasaran.

“Antisipasi harus dilakukan sejak dini. Seluruh instansi telah menyampaikan kesiapan masing-masing, mulai dari penyediaan air bersih, personel, armada hingga sarana pendukung penanggulangan kebakaran. Kami ingin memastikan masyarakat tetap mendapatkan pelayanan apabila dampak kekeringan mulai dirasakan,” ujar Mahdiar, Jumat (31/7/26).

Ia menjelaskan, berdasarkan hasil kajian BMKG, Kota Tangerang masih berada dalam periode musim kemarau dengan curah hujan yang diprediksi rendah hingga September 2026. Kondisi tersebut dipengaruhi fenomena El Nino yang masih aktif sehingga berpotensi meningkatkan risiko kekeringan dan kebakaran.

“Di sektor pelayanan air bersih, Perumda Tirta Benteng memastikan pasokan air bagi pelanggan tetap aman. Saat ini sekitar 99 persen sumber air baku masih berasal dari Sungai Cisadane. Meskipun debit sungai mengalami penurunan sekitar lima persen selama musim kemarau,” jelas Mahdiar.

Lanjutnya, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang menyiapkan 30 unit tandon air untuk mendukung distribusi air bersih sekaligus membantu penanganan kebakaran. Kesiapan jaringan hydrant di berbagai wilayah juga terus dioptimalkan sebagai bagian dari mitigasi.

Mahdiar menambahkan, BPBD bersama seluruh perangkat daerah akan terus memantau perkembangan kondisi cuaca dan dampaknya di lapangan.

Koordinasi lintas sektor akan terus diperkuat agar setiap potensi kekeringan maupun kebakaran dapat ditangani secara cepat dan efektif.

“Kami juga mengajak masyarakat untuk menggunakan air secara bijak, tidak melakukan pembakaran sampah atau lahan, serta segera melaporkan apabila menemukan kejadian kekeringan maupun kebakaran agar bisa segera ditangani. Kolaborasi pemerintah dan masyarakat menjadi kunci dalam menghadapi musim kemarau tahun ini,” tutup Mahdiar.[red]

Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pemkot Tangerang Bergerak Cepat Amankan Lansia Terlantar di JPO Stasiun Tanah Tinggi

1 Agustus 2026 - 17:03

Maryono Panen Raya Kampung Wisata Keramba 22 Kota Tangerang Capai 200 Kilogram

1 Agustus 2026 - 15:02

Pemkot Gelar Potongan Pajak hingga 45 Persen, Sachrudin Ajak Warga Manfaatkan Pesta Diskon Kemerdekaan

1 Agustus 2026 - 11:06

Tak Hanya Pembangunan Fisik, Sachrudin Perkuat Fondasi Iman dan Kebersamaan

31 Juli 2026 - 22:01

Belanja BBM dan Servis Kendaraan Jadi Temuan BPK, Aktivis Minta APH Periksa PPTK DLH Kota Tangerang

31 Juli 2026 - 12:59

Lantik 102 Pejabat, Wali Kota: Segera Beradaptasi dan Terus Berikan Pelayanan Terbaik

31 Juli 2026 - 12:47

Trending di Kota Tangerang