Menu

Mode Gelap
Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir Bupati Tangerang Terima Penghargaan Kabupaten Inspiratif Swasembada Pangan Mitra Adhyaksa 2025

Banten · 20 Jul 2026 ·

Melalui Program Sekolah Gratis, Andra Soni: Jangan Takut Bermimpi 


 Gubernur Banten Andra Soni saat Lakukan Kunjungan ke SMK PGRI Pandeglang. Foto; ist Perbesar

Gubernur Banten Andra Soni saat Lakukan Kunjungan ke SMK PGRI Pandeglang. Foto; ist

Pandeglang – Program Sekolah Gratis yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten terbukti berhasil mendongkrak jumlah siswa baru di SMK PGRI Pandeglang. Sejak program ini digulirkan, minat masyarakat untuk menyekolahkan anaknya di institusi tersebut melonjak hingga tiga kali lipat.

Kepala Sekolah SMK PGRI Pandeglang, Lili Kholili, mengungkapkan bahwa pada tahun ajaran 2024/2025 sebelum program berjalan, sekolahnya hanya mampu menjaring 100 siswa baru. Namun, setelah Program Sekolah Gratis diterapkan pada tahun ajaran 2025/2026, jumlah pendaftar meningkat pesat hingga dibuka lima kelas atau rombongan belajar (rombel) dengan total 180 siswa.

“Bahkan, tidak semua pendaftar dapat kami terima karena keterbatasan ruang kelas. Puncaknya pada tahun ajaran 2026/2027 ini, berkat adanya renovasi ruang kelas, kami siap menampung hingga delapan rombongan belajar,” ujar Lili di sela-sela kunjungan Gubernur Banten, Andra Soni, bersama Ketua TP PKK Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni, di SMK PGRI Pandeglang, Senin (20/7/2026).

Lili menjelaskan, melalui program ini, orang tua siswa kini hanya perlu memikirkan biaya seragam sekolah. Sementara itu, seluruh biaya operasional dan uang sekolah sudah sepenuhnya ditanggung oleh Pemprov Banten. Bantuan dana institusi swasta pun meningkat dari yang sebelumnya hanya mengandalkan SPP sebesar Rp100.000 per siswa, kini menjadi Rp200.000 per siswa melalui skema program tersebut.

“Pengelolaannya mengacu pada Peraturan Gubernur (Pergub) Banten Nomor 15 Tahun 2025 yang meliputi delapan standar nasional pendidikan. Untuk sekolah swasta, dana ini dialokasikan untuk komponen gaji guru, kegiatan siswa, serta pemeliharaan bangunan gedung,” jelas Lili.

SMK PGRI Pandeglang sendiri merupakan sekolah yang telah berdiri sejak tahun 1978. Saat ini, sekolah tersebut memiliki total 512 siswa yang terbagi ke dalam empat kompetensi keahlian, yaitu Rekayasa Perangkat Lunak (RPL), Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran (OTKP), Bisnis Daring dan Pemasaran (BDP), Teknik Bengkel Sepeda Motor (TBSM).

Motivasi Gubernur Banten: Jangan Takut Bermimpi

Di hadapan para siswa, Andra Soni membagikan kisah masa lalunya yang penuh keterbatasan sebagai pemantik motivasi. Ia berharap tidak ada lagi anak di Banten yang putus sekolah atau terhambat masa depannya karena kendala biaya.

“Saya sejak SD, SMP, hingga SMA pernah merasakan terlambat membayar uang sekolah dan dipanggil ke ruang Tata Usaha (TU). Secara mental tentu sedih. Saya juga punya teman yang ijazahnya tertahan hingga sudah memiliki tiga anak dan bekerja. Kekhawatiran tidak boleh ikut ulangan atau ijazah ditahan inilah yang menjadi dorongan kuat bagi saya untuk meluncurkan Program Sekolah Gratis di Provinsi Banten,” kenang Andra.

Andra berpesan agar para siswa memanfaatkan kesempatan ini dengan belajar sungguh-sungguh, menghormati guru, dan menjaga nama baik sekolah. Ia juga menegaskan agar para siswa menghindari aksi tawuran dan bijak dalam menggunakan media sosial.

“Pemerintah membiayai anak-anak untuk bersekolah, bukan untuk tawuran. Aktualisasikan diri kalian melalui kegiatan positif seperti olahraga atau Pramuka. Berhati-hatilah dalam bermedia sosial, jangan mudah terpengaruh tren atau FOMO (fear of missing out),” tegasnya.

Di akhir kunjungannya, Gubernur juga menitipkan pesan kepada para guru agar mengelola anggaran program ini secara transparan dan akuntabel sesuai regulasi yang berlaku. Seiring bertambahnya jumlah siswa, fasilitas penunjang belajar juga harus terus ditingkatkan guna mencetak generasi muda yang tangguh, kreatif, dan adaptif dalam memecahkan masalah.[red]

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Peluk Gubernur Andra Soni, Siswa PGRI Pandeglang: Terimakasih Pak, Saya Bisa Sekolah Gratis 

20 Juli 2026 - 20:42

Gubernur Banten Andra Soni Pastikan Semua Anak Sekolah Melalui Program Sekolah Gratis

20 Juli 2026 - 19:33

Kantor Samsat Kelapa Dua Pindah ke Office Building-Airport City Kampung Melayu Teluknaga

19 Juli 2026 - 13:54

Andra Soni: DLHK Banten Sudah Temukan ‘Biang Kerok’ Sungai Cisadane Berubah Menjadi Hitam

18 Juli 2026 - 21:32

Kemarau Panjang, Warga Terdampak Manfaatkan Bantuan Air Bersih dari BPBD

18 Juli 2026 - 21:28

Pansel BUMD Tegaskan Tak Terpengaruh Aksi Demo di Kemendagri

17 Juli 2026 - 20:48

Trending di Banten