Menu

Mode Gelap
Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir Bupati Tangerang Terima Penghargaan Kabupaten Inspiratif Swasembada Pangan Mitra Adhyaksa 2025

Nasional · 24 Jun 2026 ·

Dihadiri Staf Khusus Presiden Kazakhstan, Gekrafs Resmi Lantik Perwakilan dan Buka Peluang Kolaborasi Ekraf di Asia Tengah


 Ketua Umum DPP Gekrafs Kawendra Lukistian, Staf Khusus Presiden Kazakstan Abayeva Arailym, jajaran pengurus DPP Gekrafs, diaspora Indonesia, mahasiswa yang tergabung dalam Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI), pengusaha Kazakstan, komunitas kreatif Kazakstan. Foto: Ist Perbesar

Ketua Umum DPP Gekrafs Kawendra Lukistian, Staf Khusus Presiden Kazakstan Abayeva Arailym, jajaran pengurus DPP Gekrafs, diaspora Indonesia, mahasiswa yang tergabung dalam Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI), pengusaha Kazakstan, komunitas kreatif Kazakstan. Foto: Ist

Astana, Kazakstan – Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) terus memperluas langkah strategis dalam membawa ekonomi kreatif Indonesia di kancah global. Melalui rangkaian Creative Economy Diplomatic Mission 2026, Gekrafs memperkuat hubungan Indonesia dan Kazakstan melalui kolaborasi ekonomi kreatif, inovasi, serta peluang kerja sama lintas negara.

Agenda yang berlangsung di Diplomat Hotel, Astana, Kazakstan, pada Minggu (21/6/2026) ini menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan kedua negara melalui pendekatan kreativitas dan pemberdayaan potensi masyarakat.

Kegiatan ini turut dihadiri Ketua Umum DPP Gekrafs Kawendra Lukistian, Staf Khusus Presiden Kazakstan Abayeva Arailym, jajaran pengurus DPP Gekrafs, diaspora Indonesia, mahasiswa yang tergabung dalam Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI), pengusaha Kazakstan, komunitas kreatif, serta berbagai stakeholder strategis lainnya.

Ketua Umum DPP Gekrafs, Kawendra Lukistian, mengatakan bahwa kehadiran Gekrafs di Kazakstan menjadi langkah penting untuk membangun konektivitas antara pelaku ekonomi kreatif Indonesia dengan jejaring internasional. Menurutnya, Kazakstan memiliki potensi besar untuk menjadi mitra strategis Indonesia. Kehadiran DPLN Gekrafs Kazakstan diharapkan mampu menjadi jembatan kolaborasi yang menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat kedua negara.

“Gekrafs Kazakstan ini harus bisa menjadi pipeline bagaimana mendistribusikan kebermanfaatan, baik itu untuk masyarakat Kazakstan maupun masyarakat Indonesia yang ada di Kazakstan. Harapan besar saya, Gekrafs Kazakstan bisa menjadi salah satu DPLN Gekrafs terbaik karena potensinya besar sekali,” ujar Kawendra dalam sambutannya, Minggu (21/6/26).

Kawendra menambahkan, ekonomi kreatif menjadi sektor yang memiliki ruang pertumbuhan sangat luas karena hadir dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat.

“Rasanya teman-teman di Kazakstan ini setiap hari tidak lepas dari sektor ekonomi kreatif. Tentu hubungan Indonesia dengan Kazakstan selama ini sudah sangat baik, mudah-mudahan dengan hadirnya Gekrafs hubungan kedua negara semakin kuat dan semakin banyak kebermanfaatan yang bisa dihadirkan bersama,” lanjutnya.

Sementara itu, Staf Khusus Presiden Kazakstan, Abayeva Arailym, juga menyampaikan apresiasinya atas kehadiran Gekrafs yang dinilai dapat menjadi wadah baru dalam memperkuat hubungan Indonesia dan Kazakstan, khususnya melalui kreativitas dan inovasi antar masyarakat.

“Indonesia dan Kazakstan memiliki hubungan persahabatan yang terus berkembang. Kami percaya kerja sama yang dibangun melalui kreativitas dapat membuka peluang baru serta mempererat hubungan kedua negara,” ujar Abayeva.

Menurut Abayeva, sektor ekonomi kreatif memiliki peran penting dalam perkembangan masa depan karena melibatkan talenta muda serta keberagaman budaya.

“Kazakstan selalu terbuka untuk berbagai bentuk kolaborasi yang memberikan dampak positif. Kami berharap kehadiran Gekrafs dapat menjadi jembatan bagi masyarakat Indonesia dan Kazakstan untuk saling berbagi pengalaman dan memperkuat kerja sama,” tambahnya.

Pelantikan DPLN Gekrafs Kazakstan sendiri menjadi bagian dari misi besar Gekrafs dalam memperluas jaringan ekonomi kreatif Indonesia secara global. Kehadiran jaringan internasional ini diharapkan mampu membuka akses lebih besar bagi karya, talenta, dan inovasi Indonesia untuk semakin dikenal dunia.

Dalam penyelenggaraannya, Creative Economy Diplomatic Mission 2026 didukung oleh official collaborator Bank BNI, serta dukungan dari Telkomsel, KBRI Azerbaijan, dan KBRI Kazakstan.

Melalui kegiatan ini, Gekrafs menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat diplomasi ekonomi kreatif Indonesia. Kolaborasi Indonesia dan Kazakstan diharapkan menjadi langkah nyata dalam menghadirkan peluang kerja sama yang berkelanjutan serta memberikan manfaat luas bagi masyarakat kedua negara.[red]

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Gekrafs Perluas Jejaring Global, Lantik DPLN Azerbaijan dan Kazakstan dalam Creative Economy Diplomatic Mission 2026

20 Juni 2026 - 12:25

Waka DPR RI Sufmi Dasco Ahmad Pastikan Aspirasi Mahasiswa Segera Peroleh Solusi Nyata

19 Juni 2026 - 23:36

Gubernur Banten Andra Soni Beri Dukungan Semangat ke Timnas Futsal U-17

18 Juni 2026 - 17:46

Anggota DPRD Banten H.Rifky Hermiansyah Dampingi Presiden Pertemuan Bilateral dengan Presiden Jerman

17 Juni 2026 - 19:59

Gekrafs Buka Akses Perlindungan untuk Jutaan Pelaku Ekonomi Kreatif Lewat Kerja Sama dengan BRINS

17 Juni 2026 - 19:01

Annisa Mahesa Minta Kemenkeu Buktikan Return Investasi Coretax Terhadap Target Penerimaan Pajak 2027

15 Juni 2026 - 23:24

Trending di Nasional