Menu

Mode Gelap
Pemkab Tangerang dan 26 Perguruan Tinggi Tandatangani Kerja Sama Beasiswa Tangerang Gemilang Perkuat Tata Kelola Organisasi dan Pelayanan Umat, MUI Kota Tangerang Terapkan ISO 9001:2015 Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim

Kota Tangerang Selatan · 1 Apr 2026 ·

Seluruh Sektor Dikerahkan, Pemkot Tangsel Targetkan Penurunan Stunting


 Sekretaris Daerah Tangsel Bambang Noertjahjo saat membuka Pra Musrenbang Tematik Stunting. Foto: ist Perbesar

Sekretaris Daerah Tangsel Bambang Noertjahjo saat membuka Pra Musrenbang Tematik Stunting. Foto: ist

Kota Tangsel – Pemerintah Kota Tangerang Selatan tancap gas menekan angka stunting. Evaluasi digelar, strategi diperkuat, dan semua sektor diminta turun tangan.

Sekretaris Daerah Tangsel Bambang Noertjahjo menegaskan, penanganan stunting tidak bisa setengah-setengah. Butuh sinergi kuat lintas sektor agar target penurunan bisa tercapai.

“Kita harus menyamakan frekuensi, menyatukan visi untuk penanganan stunting,” tegas Bambang, melansir laman resmi Pemkot Tangsel, Rabu (1/4/2026).

Pemkot Tangsel memasang target ambisius. Angka stunting ditargetkan turun hingga 7,54 persen pada 2026 dan 7,05 persen pada 2027.

Menurut Bambang, target ini bukan sekadar angka, tapi komitmen serius pemerintah daerah dalam melindungi masa depan generasi.

“Ini program prioritas, harus berjalan dan harus mencapai target,” ujarnya.

Bambang mengingatkan, beban penanganan stunting tidak boleh hanya dipikul kader posyandu. Semua pihak harus terlibat aktif.

Mulai dari dinas teknis, tenaga kesehatan, hingga pemangku kebijakan di lapangan harus bergerak bersama.

“Koordinasi lintas sektor harus benar-benar berjalan,” tegasnya.

“Kita harus menyamakan frekuensi, menyatukan visi untuk penanganan stunting,” tegas Bambang, melansir laman resmi Pemkot Tangsel, Rabu (1/4/2026).

Forum Pra-Musrenbang Tematik Stunting yang digelar di Puspemkot Tangsel menjadi ruang evaluasi sekaligus perencanaan ke depan.

Bambang mendorong adanya keterbukaan dalam menilai capaian dan tantangan agar kebijakan yang diambil lebih realistis dan tepat sasaran.

Program penurunan stunting ini juga menjadi prioritas utama kepemimpinan Benyamin Davnie dan Pilar Saga Ichsan.

Pemkot menilai, penanganan stunting sejak dini sangat krusial untuk mencegah dampak jangka panjang, mulai dari gangguan kesehatan hingga kualitas sumber daya manusia.

Dengan strategi kolaboratif dan target yang jelas, Tangsel kini bersiap mempercepat langkah—memastikan generasi masa depan tumbuh lebih sehat dan kuat. [red]

Artikel ini telah dibaca 68 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Wali Kota Benyamin Davnie: Cakupan BPJS Kota Tangsel Sudah Mengcover 99 Persen

1 September 2026 - 07:00

Benyamin Davnie: CKG di Kota Tangsel Capai 53 Persen dari Total 1,4 Juta Penduduk

31 Agustus 2026 - 20:17

Massifkan CKG, Gubernur Andra Soni Pastikan Warga Banten Sehat

31 Agustus 2026 - 17:00

Mau Dapat Bantuan Bedah Rumah Tangsel? Ini Kriteria Sesuai Perwal 110/2022

28 Agustus 2026 - 16:03

Program Bedah Rumah Tangsel Tuntas Perbaiki 329 Hunian, Benyamin: Kita Akan Tingkatkan Lagi

27 Agustus 2026 - 14:33

Jaga Kesehatan Mental, Benyamin Ingatkan Remaja Tangsel Bijak Gunakan Teknologi

26 Agustus 2026 - 13:25

Trending di Kota Tangerang Selatan