Menu

Mode Gelap
Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir Bupati Tangerang Terima Penghargaan Kabupaten Inspiratif Swasembada Pangan Mitra Adhyaksa 2025

Kota Tangerang · 28 Mar 2026 ·

Cap Go Meh dan Halalbihalal di Kota Tangerang, Sachrudin: Keberagaman Adalah Kekuatan


 Wali Kota Tangerang Sachrudin saat menghadiri perayaan cap Gomeh di Kampung Grendeng Pulo RW 09 Kelurahan Gerendeng, Kota Tangerang, foto: ist Perbesar

Wali Kota Tangerang Sachrudin saat menghadiri perayaan cap Gomeh di Kampung Grendeng Pulo RW 09 Kelurahan Gerendeng, Kota Tangerang, foto: ist

Kota Tangerang – Perayaan Cap Go Meh yang berpadu dengan hangatnya suasana Halalbihalal di wilayah Karawaci menghadirkan lebih dari sekadar kemeriahan budaya. Perayaan tersebut  berlangsung di Kampung Grendeng Pulo RW 09 Kelurahan Gerendeng, Kota Tangerang, Sabtu (28/3/2026).

Wali Kota Tangerang, Sachrudin yang hadir pada acara tersebut menyampaikan kekuatan Kota Tangerang lahir dari kedekatan dan kebersamaan masyarakatnya.

“Perayaan Cap Go Meh ini bukan sekadar penutup rangkaian Tahun Baru Imlek, tetapi juga simbol keberagaman yang telah menjadi bagian dari identitas Kota Tangerang sejak lama. Kota ini adalah rumah besar bagi kita semua,” ujar Sachrudin.

Ia menegaskan, dipadukannya perayaan Cap Go Meh dengan Halalbihalal menjadi momentum istimewa karena menghadirkan nilai yang sama, yakni kebersihan hati, saling memaafkan, serta mempererat tali persaudaraan.

“Dua momentum ini mengajarkan kita tentang kebersamaan dan harapan. Baik Idulfitri maupun Cap Go Meh sama-sama membawa pesan kebaikan, saling menghormati, dan optimisme untuk masa depan yang lebih baik,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Sachrudin juga mengajak masyarakat untuk membangun kota dimulai dari hal-hal sederhana dari diri sendiri, keluarga, hingga lingkungan sekitar.

“Membangun bangsa itu tidak langsung dari hal besar, tapi dimulai dari diri kita, keluarga kita, dan lingkungan kita. Dari kampung seperti ini, dari kebersamaan seperti ini, kita bisa memberi dampak besar,” katanya.

Menurutnya, keberagaman yang dimiliki Kota Tangerang merupakan kekayaan yang harus dijaga dan dirawat bersama. Akulturasi budaya yang telah berlangsung selama ratusan tahun menjadi bukti bahwa perbedaan bukanlah pemisah, melainkan kekuatan yang menyatukan.

“Perbedaan itu bukan untuk dipertentangkan, tapi untuk saling melengkapi. Inilah yang menjadikan Kota Tangerang tetap harmonis, aman, dan nyaman bagi semua,” ujarnya.

Pemerintah Kota Tangerang, lanjut Sachrudin, akan terus mendukung kegiatan-kegiatan budaya yang memperkuat toleransi dan kebersamaan, sekaligus menjadi potensi wisata daerah dengan melibatkan generasi muda.

“Melalui Halalbihalal kita saling memaafkan, melalui Cap Go Meh kita merayakan harapan dan kebahagiaan. Mari kita jaga kebersamaan ini sebagai energi untuk terus membangun Kota Tangerang yang kita cintai,” tutupnya.[red]

Artikel ini telah dibaca 26 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Penganiaya Caddy Golf Modernland Berhasil Diringkus Polres Metro Tangerang Kota

26 Juni 2026 - 23:59

Laba Bersih PT TNG Lampaui Target, Sachrudin–Maryono Restui Ekspansi Bisnis dan Harus Berdampak bagi Kota

26 Juni 2026 - 17:20

Tragedi Berdarah Dilapangan Golf Modernland, Seorang Caddy Dianiaya Hingga Luka Robek Pada Kepala

25 Juni 2026 - 22:10

Wali Kota Sachrudin: Keluarga yang Kuat Kunci Mencetak Generasi Berkualitas

25 Juni 2026 - 22:03

Kembali Gelar Kejurnas, Sachrudin: Perkuat Pembinaan dan Sport Tourism 

25 Juni 2026 - 20:25

Tembus Empat Besar, Sachrudin:  Kelurahan Hebat yang Banyak Manfaat bagi Masyarakat

25 Juni 2026 - 18:59

Trending di Kota Tangerang