Kabupaten Tangerang – Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Kabupaten Tangerang menggelar aksi solidaritas dan sholat ghaib untuk almarhum Arianto Tawakal, Jumat sore, di kawasan dekat Polresta Tangerang. Sekitar 40 kader dan simpatisan hadir sebagai wujud kepedulian terhadap nilai-nilai kemanusiaan serta komitmen terhadap tegaknya hukum yang berkeadilan.
Aksi dimulai dengan sholat Magrib berjamaah, dilanjutkan dengan sholat ghaib yang dipimpin oleh Ketua Bidang Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat PC IMM Kabupaten Tangerang, Erwan Taufik. Doa bersama dipanjatkan dengan penuh kekhusyukan, mencerminkan duka sekaligus solidaritas moral atas peristiwa yang terjadi.
Suasana berlangsung tertib, damai, dan bermartabat. Para peserta membawa spanduk serta menyampaikan aspirasi secara bergantian, menegaskan bahwa gerakan mahasiswa adalah gerakan intelektual yang berpijak pada etika dan konstitusi.
Ketua Bidang Hikmah, Politik dan Kajian Publik PC IMM Kabupaten Tangerang, Rendi Rondiani, dalam orasinya menyampaikan bahwa aksi ini merupakan panggilan moral mahasiswa untuk menjaga nilai keadilan, supremasi hukum, dan kemanusiaan. Ia menegaskan pentingnya transparansi serta kejelasan dalam setiap kebijakan publik, khususnya yang melibatkan institusi negara.
Pernyataan Sikap PC IMM Kabupaten Tangerang
Dalam sikap resminya, PC IMM Kabupaten Tangerang menyampaikan tiga tuntutan utama:
- Mendorong transparansi terkait keikutsertaan Polri dalam program MBG, termasuk kejelasan dasar hukum, mekanisme pelaksanaan, serta batas kewenangan agar tidak terjadi tumpang tindih dan tetap sesuai dengan tugas pokok dan fungsi institusi.
- Menuntut peningkatan integritas dan profesionalisme institusi Polri dalam setiap keterlibatan pada program-program publik guna menjaga akuntabilitas dan kepercayaan masyarakat.
- Mendesak penghentian tindakan represif yang berlebihan, serta mendorong evaluasi menyeluruh demi memperbaiki citra dan integritas kepolisian di mata publik.
Koordinator Lapangan, Widi Andreas Berenahak, menegaskan bahwa aksi berjalan dengan penuh kesadaran kolektif.
“Mahasiswa hadir bukan untuk menciptakan kegaduhan, melainkan untuk menyampaikan aspirasi secara konstitusional dan bermartabat. Seluruh peserta aksi juga tetap menjaga ketertiban serta menghormati aparat keamanan selama kegiatan berlangsung,” Terangnya.
Sementara itu, Sekretaris Bidang Hikmah, Politik dan Kajian Publik yang juga Koordinator Aksi, Eman, menegaskan bahwa mahasiswa tidak boleh abai terhadap persoalan kebangsaan yang berpotensi merugikan masyarakat.
“Kontrol sosial, menurutnya, adalah bagian dari tanggung jawab intelektual mahasiswa, dan IMM akan terus mengawal isu ini hingga terdapat kejelasan serta perbaikan yang nyata,” Tegasnya.
PC IMM Kabupaten Tangerang menegaskan bahwa aksi ini bukan bentuk kebencian terhadap institusi, melainkan wujud kepedulian dan tanggung jawab moral sebagai bagian dari fungsi kontrol sosial. Aspirasi yang disampaikan diharapkan menjadi bahan refleksi dan evaluasi demi terwujudnya institusi kepolisian yang lebih humanis, profesional, dan berkeadilan.
Aksi ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Immawan Ibnu, serta imbauan kepada seluruh kader untuk terus mengawal isu ini secara konstitusional dan bermartabat.
Dalam waktu dekat, PC IMM Kabupaten Tangerang berencana menggelar aksi lanjutan dengan partisipasi massa yang lebih luas sebagai bentuk konsistensi perjuangan.
Semangat solidaritas ini menegaskan bahwa mahasiswa tetap hadir sebagai penjaga nurani rakyat dan pengawal tegaknya keadilan—kokoh, elegan, cerdas, dan bermartabat.










