Menu

Mode Gelap
Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir Bupati Tangerang Terima Penghargaan Kabupaten Inspiratif Swasembada Pangan Mitra Adhyaksa 2025

Banten · 13 Jan 2026 ·

Atasi Banjir, Pemkot Serang Sinergi dengan Pemprov dan Balai Normalisasi Kali Cibanten


 Wali Kota Serang, Budi Rustandi, saat meninjau langsung proses normalisasi Saluran Induk Daerah Irigasi (DI) Cibanten di kawasan Taman Sari, Kota Serang. Foto: ist Perbesar

Wali Kota Serang, Budi Rustandi, saat meninjau langsung proses normalisasi Saluran Induk Daerah Irigasi (DI) Cibanten di kawasan Taman Sari, Kota Serang. Foto: ist

Kota Serang – Pemerintah Kota Serang terus bergerak cepat menangani permasalahan banjir dan genangan air yang terjadi di sejumlah titik, termasuk kawasan Royal.

Sebagai langkah konkret, Wali Kota Serang, Budi Rustandi, meninjau langsung proses normalisasi Saluran Induk Daerah Irigasi (DI) Cibanten di kawasan Taman Sari, Kota Serang, Selasa 13 Januari 2026.

Dalam peninjauan tersebut, Budi Rustandi menegaskan pentingnya koordinasi antara Pemerintah Kota Serang dan Pemerintah Provinsi Banten, mengingat status saluran irigasi tersebut berada di bawah kewenangan provinsi.

“Kami terus berkoordinasi dengan Kepala Dinas PUPR Banten. Insya Allah, selain normalisasi, nantinya akan dibangun Penahan Tanah (PPT) agar lebih tertata rapi, mengingat lokasi sungai ini berada di tengah perkotaan,” ujar Budi Rustandi di sela-sela peninjauan.

Salah satu faktor utama penyebab meluapnya air ke kawasan Royal adalah penyempitan badan sungai akibat sedimentasi dan keberadaan bangunan liar.

Wali Kota Serang menegaskan akan mengambil langkah tegas namun terukur terhadap hambatan tersebut.

“Nanti jika ada bangunan liar yang menghambat aliran air, akan kita tertibkan. Polanya seperti penataan di Banten Lama, tahap pertama kita lakukan sosialisasi, kemudian tahap selanjutnya penertiban,” jelasnya.

Jalur normalisasi ini direncanakan akan terus dilakukan menyusuri aliran dari Unyur hingga ke Lopang.

Sementara itu, Kepala Seksi Operasional dan Pengelolaan UPTD Pengelolaan DAS Ciujung Cidurian DPUPR Provinsi Banten, Eddy, yang turut hadir di lokasi, menjelaskan bahwa kondisi saluran mengalami penyempitan yang signifikan.

“Rata-rata penyebabnya adalah bangunan di badan air. Ada titik yang seharusnya lebar 15 meter, kini hanya tersisa 2 meter. Hal ini menyulitkan alat berat kami untuk masuk dan melakukan pembersihan,” ungkap Eddy.

Berdasarkan pendataan sementara, terdapat sekitar 28 bangunan rumah di sepanjang jalur Lopang hingga Kebaharan yang berdiri di atas saluran irigasi.

Pihak DPUPR Provinsi Banten menyatakan kesiapan sebagai eksekutor teknis pengerukan setelah lahan ditertibkan oleh Pemerintah Kota Serang.

Guna mempercepat proses normalisasi dan mengurangi debit air yang membebani kawasan Royal, saat ini telah disiagakan lima unit alat berat (excavator) yang tersebar di beberapa titik strategis, yakni Dua unit di kawasan Vihara, termasuk jenis long arm.

Kemudian atu unit di lokasi Taman Sari (Induk Irigasi Cibanten) dan Dua unit di kawasan Citasuk, Padarincang.

Pemerintah Kota Serang berharap normalisasi saluran induk ini dapat memperlancar aliran air dari Bendungan Sindangheula dan Cibanten, sehingga potensi banjir dan genangan di wilayah perkotaan dapat diminimalisir secara berkelanjutan. [red]

Artikel ini telah dibaca 59 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

25 Tahun Menanti, Jembatan Piano Desa Mekarsari Kabupaten Serang Mulai Dibangun

21 Juli 2026 - 19:01

Melalui Program Sekolah Gratis, Andra Soni: Jangan Takut Bermimpi 

20 Juli 2026 - 20:50

Peluk Gubernur Andra Soni, Siswa PGRI Pandeglang: Terimakasih Pak, Saya Bisa Sekolah Gratis 

20 Juli 2026 - 20:42

Gubernur Banten Andra Soni Pastikan Semua Anak Sekolah Melalui Program Sekolah Gratis

20 Juli 2026 - 19:33

Kantor Samsat Kelapa Dua Pindah ke Office Building-Airport City Kampung Melayu Teluknaga

19 Juli 2026 - 13:54

Andra Soni: DLHK Banten Sudah Temukan ‘Biang Kerok’ Sungai Cisadane Berubah Menjadi Hitam

18 Juli 2026 - 21:32

Trending di Banten