Menu ✖

Mode Gelap
Pemkab Tangerang dan 26 Perguruan Tinggi Tandatangani Kerja Sama Beasiswa Tangerang Gemilang Perkuat Tata Kelola Organisasi dan Pelayanan Umat, MUI Kota Tangerang Terapkan ISO 9001:2015 Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim

Kota Tangerang · 15 Des 2025 ·

Menuju Predikat Kota Pangan Aman, Maryono Tuntaskan Penilaian Akhir BPOM 


 Wakil Wali Kota Tangerang, H. Maryono, berkesempatan untuk memaparkan komitmen dan upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang dalam pengawasan keamanan pangan. Pemaparan dilakukan secara daring dari Tangerang Live Room (TLR) Pusat Pemerintahan Kota Tangerang. Foto: ist Perbesar

Wakil Wali Kota Tangerang, H. Maryono, berkesempatan untuk memaparkan komitmen dan upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang dalam pengawasan keamanan pangan. Pemaparan dilakukan secara daring dari Tangerang Live Room (TLR) Pusat Pemerintahan Kota Tangerang. Foto: ist

‎Kota ‎Tangerang – Kota Tangerang menjadi salah satu dari 23 kabupaten/kota se-Indonesia yang berhasil memasuki tahap akhir penilaian Kota Pangan Aman yang diselenggarakan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia (RI).

‎Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Tangerang, H. Maryono, berkesempatan untuk memaparkan komitmen dan upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang dalam pengawasan keamanan pangan. Pemaparan dilakukan secara daring dari Tangerang Live Room (TLR) Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Senin (15/12/2025).

‎Maryono, menegaskan, Pemkot Tangerang terus menunjukkan komitmen nyata dalam menjamin keamanan pangan melalui kebijakan yang berkelanjutan serta kolaborasi lintas sektor yang kuat.

‎“Komitmen ini kami wujudkan melalui kerja sama dengan berbagai pihak, mulai dari masyarakat, kader, FKTS, BPOM, hingga seluruh instansi terkait yang tergabung dalam Keputusan Wali Kota Nomor 800/Kep.874-Dinkes/2023 tentang Pembentukan Tim Koordinasi Pengawas Obat dan Makanan,” jelas Maryono, di hadapan para juri yang terdiri dari perwakilan BPOM RI, Kemenko Pangan RI, serta Kementerian Kelautan dan Perikanan RI.

‎Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa dengan jumlah penduduk mencapai 1,9 juta jiwa, tantangan pengawasan pangan di Kota Tangerang sangat besar. Oleh karena itu, Pemkot Tangerang terus melakukan penyesuaian kebijakan serta menghadirkan berbagai inovasi untuk menjawab kebutuhan masyarakat.

‎“Saat ini, Kota Tangerang telah memiliki 21 Pojok Uji Layanan Pangan yang dapat dimanfaatkan secara gratis oleh masyarakat dan pelaku usaha. Kami juga terus mendorong pelaku usaha pangan, industri, dan sektor swasta untuk mengurus sertifikasi serta perizinan pangan segar dan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS),” tambahnya.

‎Di akhir paparannya, Maryono, berharap seluruh upaya dan komitmen kolaboratif yang telah dilakukan dapat membuahkan hasil terbaik.

‎“Mudah-mudahan kerja bersama antara Pemkot Tangerang dan seluruh stakeholder ini dapat menghadirkan lingkungan pangan yang semakin aman, sehat, dan bermutu bagi seluruh warga Kota Tangerang,” pungkasnya.[red]

‎

‎

Artikel ini telah dibaca 33 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

KNPI Colour Night Run 5K, Maryono: Pemuda Harus Kompak dan Berdampak

24 Oktober 2026 - 23:02

Wali Kota Sachrudin Ajak PCNU Sinergi dan Perluas Peran Organisasi 

24 Oktober 2026 - 22:16

Wali Kota Sachrudin Ajak Jamaah Pengajian Bulanan Makmurkan Masjid

23 Oktober 2026 - 23:58

Dari Bank Sampah hingga Literasi Anak, Kampung Jimpitan Jadi Model Percontohan Ruang Bersama Indonesia

23 Oktober 2026 - 18:10

Maryono: Perbankan Syariah Harus Tumbuh Bersama Ekonomi Masyarakat

22 Oktober 2026 - 16:39

Hari Santri, Wali Kota Sachrudin Ajak Perkuat Akhlaqul Karimah 

22 Oktober 2026 - 16:25

Trending di Kota Tangerang