Menu

Mode Gelap
Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir Bupati Tangerang Terima Penghargaan Kabupaten Inspiratif Swasembada Pangan Mitra Adhyaksa 2025

Kota Tangerang · 17 Nov 2025 ·

Buka Konsultasi Publik RPPLH, Sachrudin Berharap Pembangunan Berwawasan Lingkungan 


 Wali Kota Tangerang Sachrudin saat membuka Konsultasi Publik Kajian Review Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (RPPLH) Kota Tangerang, yang digelar secara hibrid di Ruang Al-Amanah, Gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang. Foto: ist Perbesar

Wali Kota Tangerang Sachrudin saat membuka Konsultasi Publik Kajian Review Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (RPPLH) Kota Tangerang, yang digelar secara hibrid di Ruang Al-Amanah, Gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang. Foto: ist

Kota Tangerang – Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, berharap pembangunan di kota Tangerang tidak hanya mengejar pertumbuhan ekonomi namun juga memperhatikan keseimbangan ekologi.

Hal tersebut disampaikan Sachrudin saat membuka Konsultasi Publik Kajian Review Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (RPPLH) Kota Tangerang, yang digelar secara hibrid di Ruang Al-Amanah, Gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Senin (17/11/2025).

“RPPLH menjadi kompas bagi kita semua agar pembangunan kota ini tidak hanya mengejar pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menjaga keseimbangan ekologis. Lingkungan yang sehat adalah hak setiap warga, dan kewajiban kita untuk menjaganya,” ujar Sachrudin.

Dihadapan sekitar 100 peserta hadir secara luring dan daring, termasuk masyarakat, akademisi, pelaku usaha, serta komunitas lingkungan. Sachrudin, mengajak semua pihak berdialog dan berkolaborasi.

“Keberhasilan pengelolaan lingkungan hidup tidak bisa dicapai hanya oleh pemerintah. Dibutuhkan sinergi dan kolaborasi semua pihak,” imbuhnya.

Wali kota, juga menyoroti tantangan lingkungan yang dihadapi Kota Tangerang beberapa tahun terakhir, seperti peningkatan sampah, penurunan kualitas air dan udara, serta dampak perubahan iklim.

“Evaluasi RPPLH ini penting untuk mengukur efektivitas kebijakan terdahulu dan merumuskan strategi yang lebih adaptif dan inovatif,” tambahnya.

Di akhir penyampaian, Sachrudin, berharap hasil forum ini memperkaya substansi RPPLH dan menjadi pedoman kuat dalam mewujudkan Kota Tangerang yang green, resilient, dan sustainable.

“Semoga konsultasi publik ini menghasilkan dokumen yang komprehensif, aplikatif, dan berkeadilan bagi seluruh warga Kota Tangerang, kini dan di masa depan,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang, Wawan Fauzi, melaporkan, bahwa peserta kegiatan terdiri dari anggota Tim Penyusun RPPLH dari tiap perangkat daerah, perwakilan instansi terkait, daerah berbatasan, perguruan tinggi, komunitas lingkungan, serta Lembaga Non-Pemerintah (NGO) yang bekerja sama dengan Pemerintah Kota Tangerang.

“Kegiatan ini diharapkan memberikan masukan konstruktif untuk menjadikan RPPLH sebagai pedoman pembangunan berkelanjutan yang kuat dan aplikatif,” terangnya.[red]

Artikel ini telah dibaca 38 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kota Tangerang Tampil di Karnaval Budaya Nusantara, Sachrudin : Bisa Jadi Magnet Wisatawan

2 Juli 2026 - 21:39

Wali Kota Sachrudin: Program 3G  Selaras dengan Spirit Perwujudan Kota Tangguh 

2 Juli 2026 - 19:33

Aksi Tanam Pohon Bareng Apeksi, Sachrudin: Investasi untuk Generasi Emas Bangsa

2 Juli 2026 - 17:27

BPBD Kota Tangerang Siaga, Siap Beri Dukungan Penanganan Kebakaran TPA Jatiwaringin

1 Juli 2026 - 15:38

Keren Jasa, Pemkot Tangerang Masuk Nominasi Lima Besar Penilaian Penghargaan Pembangunan Daerah 

29 Juni 2026 - 21:41

5.000 UMKM Binaan PT. Gajah Tunggal Terima Sertifikat Halal

29 Juni 2026 - 16:35

Trending di Kota Tangerang