Menu

Mode Gelap
Perkuat Tata Kelola Organisasi dan Pelayanan Umat, MUI Kota Tangerang Terapkan ISO 9001:2015 Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir

Kota Tangerang · 6 Okt 2025 ·

Wali Kota Sachrudin: Pendidikan Bukan Hanya Soal Nilai Akademik


 Wali Kota Tangerang Sachrudin, saat membuka Pelatihan Pengembangan Karakter dan Life Skills serta Pelatihan Peningkatan Iklim Keamanan Sekolah dan Iklim Kebhinekaan, yang digelar di BBPPMPV Bisnis dan Pariwisata, Depok. Foto: ist Perbesar

Wali Kota Tangerang Sachrudin, saat membuka Pelatihan Pengembangan Karakter dan Life Skills serta Pelatihan Peningkatan Iklim Keamanan Sekolah dan Iklim Kebhinekaan, yang digelar di BBPPMPV Bisnis dan Pariwisata, Depok. Foto: ist

Kota Tangerang – Wali Kota Tangerang H. Sachrudin, menegaskan pentingnya peran guru dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, berakhlak, dan menghargai keberagaman. Menurutnya, guru bukan sekadar pengajar ilmu, tetapi juga teladan kehidupan yang menanamkan nilai-nilai kebajikan di setiap ruang kelas.

Pesan itu disampaikan Sachrudin, saat membuka Pelatihan Pengembangan Karakter dan Life Skills serta Pelatihan Peningkatan Iklim Keamanan Sekolah dan Iklim Kebhinekaan, yang digelar di BBPPMPV Bisnis dan Pariwisata, Depok, Senin (06/10/2025), yang  diikuti oleh 68 guru SD dan SMP Kota Tangerang.

“Pendidikan bukan hanya soal nilai akademik, tapi tentang membentuk manusia seutuhnya, yang berilmu, berakhlak, dan mampu hidup damai dalam keberagaman,” ujar Sachrudin.

Ia menekankan, guru yang bahagia dan berjiwa sehat akan melahirkan siswa yang berkarakter. Oleh karena itu, suasana sekolah harus menjadi ruang yang aman, ramah, dan penuh kehangatan, di mana setiap anak merasa diterima tanpa memandang perbedaan.

“Sekolah harus menjadi rumah kedua bagi anak-anak. Tempat mereka belajar bukan hanya pelajaran, tapi juga kasih, empati, dan kebersamaan. Di sanalah nilai kebhinekaan tumbuh,” tambahnya.

Sachrudin juga mengingatkan, karakter kuat tidak lahir dari teori, melainkan dari keteladanan nyata para guru. Ia pun mengapresiasi semangat para peserta pelatihan yang terus berkomitmen meningkatkan mutu pendidikan dan menanamkan nilai-nilai kebangsaan di tengah arus perubahan zaman.

“Mari kita jadikan pelatihan ini sebagai langkah nyata untuk menghadirkan sekolah yang aman, berkarakter, dan menjunjung tinggi nilai kebhinekaan,” pungkasnya.[red]

Artikel ini telah dibaca 52 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Cara Daftar Sambungan Air Baru Perumda Tirta Benteng Kota Tangerang, Ini Syaratnya

13 Agustus 2026 - 15:59

Sabtu Melayani, Mal Pelayanan Publik Kota Tangerang Tetap Buka Selama Agustus

13 Agustus 2026 - 15:08

Keren Jasa, DLH Respons Cepat Laporan Warga Kini Jalan Kedaung Wetan Kembali Bersih

13 Agustus 2026 - 12:52

Inilah Profil Diana Rosiyana, Pengganti PAW Almarhum Rusdi

13 Agustus 2026 - 07:30

Tutup Ajang Futsal se-Tangerang Raya, Sachrudin: Ruang Positif Isi Kemerdekaan

12 Agustus 2026 - 21:04

Hadir di Pengajian FSPP, Sachrudin: Pesantren Pilar Pembangunan dan  Benteng Umat

12 Agustus 2026 - 18:39

Trending di Kota Tangerang