Menu

Mode Gelap
Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir Bupati Tangerang Terima Penghargaan Kabupaten Inspiratif Swasembada Pangan Mitra Adhyaksa 2025

Kota Tangerang · 3 Jul 2025 ·

Wujudkan Generasi Emas, Sachrudin Serahkan Bantuan untuk 1.000 Balita Berisiko Stunting


 Wali Kota Tangerang Sachrudin saat Menyuapi Balita. Foto: ist Perbesar

Wali Kota Tangerang Sachrudin saat Menyuapi Balita. Foto: ist

Kota Tangerang – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus memperkuat komitmen dalam membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan sehat melalui edukasi dan intervensi gizi.

Seperti halnya yang dilakukan oleh Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, dengan menyerahkan bantuan pangan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) kepada 1.000 balita berisiko stunting, dalam kegiatan yang digelar di KWT Kecubung, Kecamatan Karang Tengah, Kamis (3/07/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Pembinaan Kewaspadaan Pangan dan Gizi oleh Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang, yang menyasar keluarga dan anak-anak sebagai prioritas utama dalam pembangunan kualitas SDM

“Pemenuhan gizi sejak dini adalah fondasi penting untuk mencetak generasi yang sehat, cerdas, dan mampu bersaing. Penanganan stunting bukan hanya soal makanan, tapi juga tentang kesadaran dan edukasi yang berkelanjutan,” ujar Wali Kota Sachrudin.

Tak hanya membagikan bantuan pangan bergizi, kegiatan ini turut menghadirkan pelatihan memasak menu sehat B2SA, edukasi keluarga sadar gizi, panen ikan hasil budidaya warga, serta penyerahan bibit tanaman pangan kepada Kelompok Wanita Tani (KWT).

“Upaya kita hari ini adalah investasi masa depan. Jika anak-anak kita tumbuh dengan gizi baik, maka kelak mereka akan menjadi generasi yang unggul, produktif, dan membanggakan,” imbuhnya.

Wali kota, juga menegaskan, edukasi dan pembinaan masyarakat merupakan salah satu strategi jangka panjang Pemkot dalam menghadapi isu kerawanan gizi. Upaya ini dilaksanakan secara serentak di 25 kelurahan dari 10 kecamatan di Kota Tangerang.

“Kami mendorong seluruh keluarga untuk memanfaatkan potensi lingkungan, menanam bahan pangan sendiri, dan menerapkan pola makan sehat. Dengan begitu, ketahanan gizi bisa dibangun dari rumah,” tutur Sachrudin.

Melalui sinergi program dan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, kata Sachrudin, Kota Tangerang optimis mampu menciptakan generasi bebas stunting dan berdaya saing di masa depan.

“Semoga langkah ini dapat membawa perubahan nyata, dan menjadi penggerak semangat kita bersama untuk menciptakan Kota Tangerang yang lebih sehat, cerdas, dan berdaya saing,” tutupnya.[red]

Artikel ini telah dibaca 35 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Keren Jasa, Pemkot Tangerang Masuk Nominasi Lima Besar Penilaian Penghargaan Pembangunan Daerah 

29 Juni 2026 - 21:41

5.000 UMKM Binaan PT. Gajah Tunggal Terima Sertifikat Halal

29 Juni 2026 - 16:35

Momentum Harganas Ke-33, Sachrudin: Keluarga Berkualitas Fondasi Wujudkan Generasi Emas

29 Juni 2026 - 10:43

Penganiaya Caddy Golf Modernland Berhasil Diringkus Polres Metro Tangerang Kota

26 Juni 2026 - 23:59

Laba Bersih PT TNG Lampaui Target, Sachrudin–Maryono Restui Ekspansi Bisnis dan Harus Berdampak bagi Kota

26 Juni 2026 - 17:20

Tragedi Berdarah Dilapangan Golf Modernland, Seorang Caddy Dianiaya Hingga Luka Robek Pada Kepala

25 Juni 2026 - 22:10

Trending di Kota Tangerang