Menu

Mode Gelap
Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir Bupati Tangerang Terima Penghargaan Kabupaten Inspiratif Swasembada Pangan Mitra Adhyaksa 2025

Kota Tangerang · 2 Jul 2025 ·

BPBD Kota Tangerang: Waspada Potensi Cuaca Ekstrem dan Hujan Lebat


 Kepala BPBD Kota Tangerang, Mahdiar saat turut serta membantu evakuasi warga terdampak banjir. Foto: TangerangPos Perbesar

Kepala BPBD Kota Tangerang, Mahdiar saat turut serta membantu evakuasi warga terdampak banjir. Foto: TangerangPos

Kota Tangerang – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang menyampaikan, hingga saat ini tidak ada peringatan dini resmi terkait potensi curah hujan ekstrem atau kekeringan dari BMKG.

Terlebih, dalam surat Peringatan Dini Cuaca dan Iklim Provinsi Banten Periode Dasarian I Juli 2025, diinformasikan tidak ada peringatan dini curah hujan tinggi atau pun kekeringan. Namun, masih berpotensi hujan lebat di beberapa wilayah.

Plt Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang Mahdiar mengimbau, masyarakat tetap waspada terhadap kemungkinan hujan berintensitas sedang hingga lebat di sejumlah wilayah Kota Tangerang pada 1 hingga 3 Juli 2025.

“Wilayah yang diperkirakan berpotensi mengalami hujan lebat meliputi Kecamatan Larangan, Ciledug, Pinang, dan Kecamatan Karang Tengah. Hujan dengan intensitas tinggi berpotensi menimbulkan genangan air hingga banjir lokal, terutama di kawasan yang memiliki sistem drainase yang kurang optimal,” papar Mahdiar, Selasa (1/7/25).

Ia pun menyatakan, pihaknya terus memantau perkembangan cuaca dan berkoordinasi dengan BMKG serta instansi terkait untuk mengambil langkah antisipatif.

“Meskipun belum ada peringatan dini dari BMKG, kami tetap menyiagakan personel dan peralatan untuk merespons potensi bencana hidrometeorologi,” ujarnya.

Ia pun mengimbau masyarakat untuk membersihkan saluran air di lingkungan sekitar. Tidak membuang sampah sembarangan ke sungai atau selokan.

Serta memantau informasi cuaca dari sumber resmi seperti BMKG dan BPBD hingga melaporkan potensi atau kejadian bencana melalui layanan tanggap darurat 112.

“BPBD Kota Tangerang akan terus memberikan pembaruan jika ada perkembangan situasi lebih lanjut. Masyarakat diminta tetap tenang namun waspada, serta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi cuaca ekstrem,” tutupnya. [red]

Artikel ini telah dibaca 152 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Diduga Lakukan Pencemaran Udara, Aktivis Lingkungan Adukan Aktivitas Pembakaran PT. Sheng Da Steel ke KLH

18 Juli 2026 - 20:55

Upaya Mitigasi Jangka Panjang, Pemkot Tangerang Tuntaskan Normalisasi Kali Serua

17 Juli 2026 - 20:24

Masyarakat Laporkan Jalan Rusak Lewat Kanal Resmi, DPUPR Kota Tangerang Tindaklanjuti 

17 Juli 2026 - 20:14

Selain UGD 24 Jam, RSUD Panunggangan Barat Fokus Layanan Kesehatan Ibu dan Anak

17 Juli 2026 - 13:22

APBD 2025 Tuntas Dipertanggungjawabkan, Sachrudin-Maryono Mantapkan Agenda Pembangunan 2027

15 Juli 2026 - 19:04

Bantu Padamkan Kebakaran TPA Jatiwaringin, Aktivis Lingkungan Apresiasi BPBD Kota Tangerang

15 Juli 2026 - 14:09

Trending di Kota Tangerang