Kota Tangerang – Capaian 100 hari kinerja Wali Kota Tangerang Sachrudin mendapat apresiasi dari kalangan aktivis sosial dan pegiat lingkungan hidup Tangerang, Ade Yunus.
“Dalam dunia penerbangan, ada istilah critical eleven, yaitu sebelas menit krusial dalam penerbangan pesawat, tiga menit sebelum lepas landas dan delapan menit sebelum mendarat. Alhamdulillah, Kota Tangerang di bawah kepemimpinan Sachrudin mampu melewati fase kritis awal pemerintahan ini dengan baik,” Ungkap Ade, Minggu (01/06/2025).
Pria yang akrab disapa Kang Aye tersebut menambahkan, keberlanjutan program Kota Tangerang menjadi kunci utama dalam menjaga momentum pembangunan.
Beberapa capaian yang telah diraih, diantaranya adalah predikat WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) selama 18 kali berturut-turut, Standar Pelayanan Minimal (SPM) terbaik tingkat nasional serta Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) dengan skor 3,6983 dan Status Kinerja tinggi, bukti keseriusan Sachrudin dalam melakukan reformasi birokrasi dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Kuncinya ada pada inovasi dan kolaborasi. Keberhasilan tidak datang dari satu pihak saja, tapi sinergi semua elemen stakeholders terkait,” tambahnya.
Meski demikian, Koordinator Jaringan Nurani Rakyat (Janur) tersebut menegaskan bahwa dirinya tetap akan menjadi mitra kritis dalam melakukan pengawasan secara serius seluruh program yang telah dijanjikan dalam masa kampanye harus benar-benar diwujudkan, tidak hanya berhenti pada janji semata.
“Program 100 hari ini harus menjadi starting point menuju realisasi semua visi dan misi yang diusung. Sebagai Social Control akan terus mengawal agar semua program berjalan menyeluruh dan membawa dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Kota Tangerang,” tegasnya.
Pria yang juga Koordinator Koalisi Aktivis Lingkungan Hidup Tangerang (Kalung) tersebut ini optimis dengan masa depan Kota Tangerang khususnya dalam penataan lingkungan hidup kedepan.
“Kami percaya beliau memiliki keseriusan yang kuat pada persoalan lingkungan hidup khususnya penataan sampah dan TPA, tinggal bagaimana implementasinya ke depan kami akan terus mengawal dan membersamai,” Pungkasnya. [red]











