Menu ✖

Mode Gelap
Pemkab Tangerang dan 26 Perguruan Tinggi Tandatangani Kerja Sama Beasiswa Tangerang Gemilang Perkuat Tata Kelola Organisasi dan Pelayanan Umat, MUI Kota Tangerang Terapkan ISO 9001:2015 Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim

Banten · 26 Mei 2025 ·

Tinjau Lokasi Program Jalan Usaha Tani, Gubernur Banten Andra Soni: Lumbung Pangan Harus Dijaga


 Gubernur Banten Andra Soni saat meninjau calon lokasi yang akan dijadikan percontohan pelaksanaan program Jalan Usaha Tani (JUT) di Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak. Foto: ist Perbesar

Gubernur Banten Andra Soni saat meninjau calon lokasi yang akan dijadikan percontohan pelaksanaan program Jalan Usaha Tani (JUT) di Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak. Foto: ist

Lebak – Gubernur Banten Andra Soni meninjau calon lokasi yang akan dijadikan percontohan pelaksanaan program Jalan Usaha Tani (JUT) di Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, Senin (26/5/2025).

Program JUT untuk konektivitas dan kelancaran antar sentra produksi pertanian yang ditinjau itu mencapai 7.050 meter atau 7,05 kilometer.

Andra Soni mengungkapkan, Program JUT merupakan bagian dari Program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra) karena masuk jalan desa. Program JUT untuk desa yang masuk ke persawahan atau sentra produksi pertanian.

“Kendaraan yang melintas juga akan kita batasi, khusus untuk pengangkut pertanian saja,” jelasnya.

Menurut Andra Soni, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak menjadi salah satu sentra produksi padi di Provinsi Banten.

“Luas hamparan sawah yang membentang itu menjadi pasokan lumbung pangan nasional, sehingga harus dijaga dan dioptimalkan,” ucapnya.

Maka dari itu, lanjut Andra Soni, pemerintah hadir untuk menampung seluruh keluhan para petani, terutama berkenaan dengan akses jalan ke sawah mereka.

Andra Soni menegaskan jika dirinya terus melakukan koordinasi yang intensif bersama DPRD berkaitan dengan alokasi anggaran JUT agar bisa masuk ke Perubahan APBD 2025, sehingga Program JUT bisa lebih cepat dirasakan oleh masyarakat.

“Pemerintah hadir untuk memberikan solusi terhadap keluhan para petani. Sesuai dengan apa yang telah kami canangkan agar terjadi konektivitas antar wilayah dan sumber pangan daerah,” ujarnya.

Ada tiga lokasi yang ditinjau untuk dijadikan pilot project pelaksanaan Program JUT di tiga desa dengan panjang jalan 7.050 meter. Sedangkan luasan lahan pertanian yang terkoneksi mencapai 1.147 hektar. Dengan rincian di Desa Cisarap 412 hektar, Desa Parung Panjang 215 hektar, serta Cipedang 215 hektar.

Kepala Dinas Pertanian (Distan) Provinsi Banten Agus M Tauchid mengatakan JUT dibangun pada Kawasan pertanian tanaman pangan untuk pengangkutan sarana produksi menuju lahan pertanian, memperlancar mobilitas alat dan mesin pertanian serta mengangkut hasil produk pertanian dari lahan pertanian menuju tempat pengumpulan sementara, tempat pengolahan atau pasar.

“Dengan JUT ini juga akan terbangun konektivitas yang baik. Terjadi efisiensi di usaha petani,” kata Agus. [red]

Artikel ini telah dibaca 79 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Peringati Maulid Nabi 1448 H, Gubernur Banten Andra Soni Pesankan Empat Sifat Teladan Rasulullah

26 September 2026 - 22:14

Dilantik Jadi Ketua HKTI Banten, Andra Soni Jadikan Kawasan Sitandu Laboratorium Pertanian

26 September 2026 - 15:34

Kunjungi Keluarga Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda, Gubernur Andra Soni Do’a Bersama

25 September 2026 - 13:47

Annisa Mahesa Bingkai Inklusi Keuangan dengan Nilai Empat Pilar Kebangsaan

25 September 2026 - 13:23

Peringati HUT Ke-12, Jamkrida Banten Diminta Beri Manfaat Nyata untuk Masyarakat

24 September 2026 - 19:46

Ikuti Evaluasi SAKIP, Pemprov Banten Pertajam Orientasi Kinerja Aparatur Berbasis Dampak

24 September 2026 - 17:07

Trending di Banten