Menu ✖

Mode Gelap
Pemkab Tangerang dan 26 Perguruan Tinggi Tandatangani Kerja Sama Beasiswa Tangerang Gemilang Perkuat Tata Kelola Organisasi dan Pelayanan Umat, MUI Kota Tangerang Terapkan ISO 9001:2015 Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim

Banten · 8 Mei 2025 ·

Deden Apriandhi: Hingga Akhir Juni 2025 Optimis Program Pemutihan Pajak Capai 20% atau 400 Ribu Kendaraan


 Gubernur Banten Andra Soni Didampingi Plt Kepala Bapenda Provinsi Banten Deden Apriandhi saat Rakor bersama Kepala UPTD PPD se-Provinsi Banten. Foto: ist Perbesar

Gubernur Banten Andra Soni Didampingi Plt Kepala Bapenda Provinsi Banten Deden Apriandhi saat Rakor bersama Kepala UPTD PPD se-Provinsi Banten. Foto: ist

Serang – Plt. Kepala Bapenda Provinsi Banten Deden Apriandhi optimis para penunggak pajak memanfaatkan momentum Program Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor hingga 30 Juni 2025 mendatang.

“Dari 2,3 juta dari penunggak. Berdasarkan sistem, sudah ada 160 ribu unit terdata. Yang nunggak sudah bayar, artinya 5%. Tapi masih ada waktu dua bulan, optimis 20% tercapai, sekitar 400 ribuan,” ujar Deden, Rabu (30/04/2025).

Deden menambahkan bahwa berdasarkan data hingga saat ini Samsat di Provinsi Banten telah menerima kurang lebih Rp 237 miliar selama masa pemutihan tunggakan pajak kendaraan sejak 10 April 2025.

“Untuk perpanjangan pemutihan, masih menunggu evaluasi satu bulan pemutihan. Kita akan evaluasi bersama dengan Pak Gubernur, apa keputusan setelah evaluasi, akan ditindaklanjuti,” sambungnya.

 

Deden mengatakan pihaknya akan melayani warga yang hendak bayar pajak hingga nomor antrean tuntas. Dia menyebut petugas masih melakukan pelayanan hingga pukul 02.00 WIB dini hari.

“Jadi jam 12.00 kita sudah tutup pendaftaran, itu aja kita layani sampai jam 02.00 malam. Pokoknya paling cepat itu selesai kita layani jam 21.00 malam. Buka jam 07.00,” ujar Deden.

Dia mengatakan ada keterbatasan pegawai yang melayani warga. Menurutnya, hal itu menjadi tantangan bagi pihaknya.

“Saya sudah usulkan ke BKD untuk penambahan personel untuk meladeni yang ada. Apalagi, kemarin sudah berkurang sekitar 40 orang sekian. Itu jadi tantangan tersendiri,” tandasnya. [red]

Artikel ini telah dibaca 139 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Sekda Banten Ajak ASN Hidup Sehat dan Peduli Sesama Lewat Gemilang Korpri Night Run 2026

10 Oktober 2026 - 23:10

Bulan Bakti Karang Taruna, Ribuan Warga Tangsel Meriahkan Jalan Santai 

10 Oktober 2026 - 18:54

Apresiasi Karya Kreatif Banten, Gubernur Andra Soni Targetkan UMKM dan Wastra Lokal Bersaing di Kancah Global

10 Oktober 2026 - 17:26

Banten Masuk Lima Besar Nasional, Gubernur Andra Soni: Komitmen Wujudkan Iklim Investasi yang Ramah dan Kondusif 

9 Oktober 2026 - 21:40

Bangun Jalan 18 Km, Gubernur Andra Soni dampingi Wakil Panglima TNI Tutup Karya Bakti di Pandeglang

9 Oktober 2026 - 20:13

Sekda Deden Launching Banten Corporate University: Dorong ASN Lebih Inovatif dan Kolaboratif

9 Oktober 2026 - 19:50

Trending di Banten