Menu

Mode Gelap
Pemkab Tangerang dan 26 Perguruan Tinggi Tandatangani Kerja Sama Beasiswa Tangerang Gemilang Perkuat Tata Kelola Organisasi dan Pelayanan Umat, MUI Kota Tangerang Terapkan ISO 9001:2015 Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim

Banten · 23 Apr 2025 ·

Gubernur Banten Andra Soni Optimis Provinsi Banten Swasembada Pangan 


 Gubernur Banten Andra Soni bersama forkopimda saat mengikuti Gerakan Tanam Padi Serentak yang dipimpin Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara virtual di Desa Ranca Labuh, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang, Rabu (23/4/2025).  Perbesar

Gubernur Banten Andra Soni bersama forkopimda saat mengikuti Gerakan Tanam Padi Serentak yang dipimpin Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara virtual di Desa Ranca Labuh, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang, Rabu (23/4/2025). 

Kabupaten Tangerang – Gubernur Banten Andra Soni optimis ketahanan pangan di Provinsi Banten akan semakin kuat, bahkan bisa sampai swasembada. Apalagi didukung dengan kolaborasi yang kuat seluruh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Hal itu diungkap Andra Soni usai mengikuti Gerakan Tanam Padi Serentak yang dipimpin Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara virtual di Desa Ranca Labuh, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang, Rabu (23/4/2025).

Gerakan Tanam Padi Serentak dilakukan di 14 Provinsi yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto secara virtual dari Desa Sungai Pinang, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan.

Andra Soni mengatakan, dukungan dari Forkopimda sangat luar biasa baik jajaran Polda, Korem, Kejati, dan Kejari maupun stakeholder lainnya dalam mewujudkan ketahanan pangan daerah.

“Kami sering banyak berdiskusi terkait ketahanan pangan ini, bahkan tidak jarang juga kami meminjam alat dari Polda dan Danrem untuk membantu petani,” ucapnya.

Dikatakan, Pemprov Banten mempunyai target tanam padi di bulan April ini sekitar 38.160 hektar dari total target tanam di tahun 2025 ini seluas 624.053 hektar. Realisasi tanam dari Januari sampai Maret 2025 mencapai 163.974 hektar atau 26,28 persen.

“Kami juga terus melakukan intensifikasi lahan, perbaikan irigasi, serta bantuan pupuk dan benih kepada masyarakat. Termasuk menyediakan alat-alat pertanian modern untuk menunjang produktivitas petani kita,” jelas Andra Soni.

Dirinya berharap dengan berbagai upaya peningkatan itu Provinsi Banten kembali berada pada peringkat delapan besar nasional sebagai daerah produksi padi.

“Apalagi lahan kita masih luas, terutama di wilayah Banten Selatan dan itu kita akan optimalkan,” pungkasnya.

Kepala Dinas Pertanian (Distan) Provinsi Banten Agus M Tauchid menambahkan, Gerakan Tanam Padi Serentak di Provinsi Banten dipusatkan di Kelompok Tani (Poktan) Rancalabuh II, Desa Rancalabuh, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang dengan luas tanam 5 hektar sawah.

“Adapun jenis bibitnya kami menggunakan varietas benih Ciherang. Selain di lima hektar lahan sawah itu, varietas bibit tersebut juga ditanam di 5.465 hektar lahan sawah di Kabupaten Tangerang,” jelasnya.

Pada bulan April Ini, kata Agus, target tanam Provinsi Banten seluas 38.160 hektar dengan sebaran tanam serentak hari ini di Kabupaten Pandeglang 16.396 hektar, Kabupaten Lebak 11.498 hektar, Kabupaten Tangerang 5.465 hektar, Kabupaten Serang 4.517 hektar, Kota Tangerang 21 hektar, Kota Cilegon 69 hektar dan Kota Serang 194 hektar.

“Target luas panen kita di tahun 2025 sebesar 566.237 hektar dengan realisasi Januari – Maret seluas 151.722 hektar atau sudah mencapai 26,80 persen. Sedangkan untuk target produksi sebesar 2.888.373 ton GKG atau setara 1.826.318 ton beras dan sudah terealisasi sebesar 824.784 ton GKG atau setara 521.511 ton beras dan sudah mencapai 28,56 persen,” jelasnya.

Terakhir, Agus menegaskan jika proyeksi neraca ketersediaan dan kebutuhan beras tahun 2025 akan menghasilkan 1.826.318 ton beras dengan konsumsi penduduk Banten tahun 2025 sebesar 1.508.444 ton beras.

“Sehingga dalam tahun 2025 Provinsi Banten diproyeksikan akan mengalami surplus sebesar 317.874 ton beras,” tutupnya.[red]

Artikel ini telah dibaca 192 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Gubernur Banten Andra Soni Minta Basarnas Perpanjang Operasi SAR

13 September 2026 - 22:56

Sekda Deden Sampaikan Pesan Gubernur Andra Soni untuk Kafilah Banten di MTQ Nasional

13 September 2026 - 20:15

Warga Tangerang Berasa Gak?, Ada Gempa 5,9 SR Jelang Subuh

12 September 2026 - 05:53

Sisir Perairan Krakatau, Gubernur  Andra Soni: Semua Berikhtiar, Maksimalkan Seluruh Potensi

11 September 2026 - 19:59

Turut Penyisiran, Gubernur Andra Soni Membersamai Tim SAR dalam Proses Pencarian

11 September 2026 - 11:03

Dukung Proses Operasi SAR, Gubernur Andra Soni: Kita Percayakan pada Basarnas dan Tim Gabungan

10 September 2026 - 22:01

Trending di Banten