Menu

Mode Gelap
Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir Bupati Tangerang Terima Penghargaan Kabupaten Inspiratif Swasembada Pangan Mitra Adhyaksa 2025 Wabup Intan Nurul Hikmah Lepas Fun Walk San Mon 30

Kota Tangerang · 16 Nov 2024 ·

Wacana Pemindahan RKUD ke Bank Banten, Aktivis Percaya Pemkot Tangerang Kedepankan Prinsip Kehati-hatian dan Tidak Akan Ambil Resiko


 Aktivis dan Pemerhati Kebijakan Publik, Ade Yunus. Foto: Ist Perbesar

Aktivis dan Pemerhati Kebijakan Publik, Ade Yunus. Foto: Ist

Kota Tangerang – Menanggapi wacana akan ada dua Pemerintah Daerah lagi yang akan memindahkan RKUD-nya ke Bank Banten dimana salahsatunya adalah Pemkot Tangerang. Aktivis dan Pemerhati kebijakan Publik, Ade Yunus percaya bahwa Pemerintah Kota Tangerang tidak akan gegabah dan mengambil resiko serta akan mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam menjaga RKUD-nya.

Hal tersebut diungkapkan pria yang akrab disapa Kang Aye tersebut, saat Diskusi Menatap Masa Depan Tangerang, Sabtu (16/11/2024).

“Saya percaya bahwa Pemerintah Kota Tangerang tidak akan gegabah dan mengambil resiko dalam memindahkan RKUD-nya ke Bank Banten, Pemkot akan mengedepankan prinsip kehati-hatian,” Ungkapnya.

Ade juga percaya bahwa Pemerintah Kota Tangerang akan mempertimbangkan semua masukan, kajian dan rekomendasi dari sejumlah pihak terkait rencana pemindahan RKUD ke Bank Banten tersebut.

“Insyaallah saya percaya Pemkot Tangerang tidak akan mengikuti jejak langkah Pemkab Lebak dan Pemkot Serang, Pemkot Tangerang akan mempertimbangkan semua masukan, rekomendasi dan kajian yang sudah disampaikan, termasuk rekomendasi dari kami,” Sambungnya.

Sebagai Bank Pembangunan Daerah yang dikelola oleh para profesional, Ade mempersilahkan Bank Banten untuk melakukan usaha apapun untuk bertahan menjadi BPD, namun jangan memaksakan Pemerintah Kota/Kabupaten untuk memindahkan RKUD-nya ke Bank Banten.

“Banyak cara mencintai Banten, bukan berarti tidak memindahkan RKUD-nya ke Bank Banten tidak cinta Banten, silahkan Bank Banten berusaha dengan caranya sendiri, bukan dengan cara memaksakan RKUD Pemda masuk ke Bank Banten, ingat amanah Undang-undang agar Pemerintah Daerah menyimpan RKUD-nya di Bank Daerah yang Sehat, Bank Daerah kan bukan hanya Bank Banten saja, yang paling penting itu Banknya harus sehat dan Infrastrukturnya sudah memadai,” lanjutnya.

Salahsatu pertimbangan rekomendasi yang disampaikan Ade kepada Pemerintah Kota Tangerang adalah terkait dengan potensi resiko terganggunya pelayanan dan proses pembangunan Kota Tangerang yang sudah berjalan maju kedepan.

“Selain menyangkut hajat hidup 18.000 pegawai Pemkot Tangerang juga menyangkut pelayanan masyarakat dan keberlangsungan program pembangunan Kota Tangerang, kalau ada persoalan kesulitan pencairan keuangan ditengah jalan, siapa yang mau bertanggungjawab?,” Pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Komisaris Independen Bank Banten Hoiruddin Hasibuan mengungkapkan, setelah Pemkab Lebak dan Pemkot Serang, rencananya ada dua pemda lagi yang dalam waktu dekat akan memindahkan RKUD-nya ke Bank Banten, yakni Pemkot Tangerang dan Pemkab Tangerang.

“Bertahap, tidak mudah juga. Kami harus lakukan persiapan,” ujar Hoirudin usai rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPS LB) Bank Banten yang dihelat pada Kamis, 14 November 2024. [red]

Artikel ini telah dibaca 257 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Perkuat Fungsi Situ, Wakil Wali Kota Maryono Ajak Warga Turut Merawat

18 Juni 2026 - 15:24

Keren Jasa! Kota Tangerang Juara Umum POPDA Banten Berturut-turut 

17 Juni 2026 - 19:34

Wakil Wali Kota Maryono: Kerja Sama Daerah Harus Berdampak 

17 Juni 2026 - 18:13

Pemkot Tangerang Jadi Pilot Project Digitalisasi Pembelajaran Anti Korupsi KPK

17 Juni 2026 - 17:52

Wajib Pemeriksaan Pra Nikah Jadi Bagian Strategi Pencegahan Stunting di Kota Tangerang

17 Juni 2026 - 14:34

Benyamin Dorong Kolaborasi Lindungi Perempuan dan Anak dari Berbagai Risiko Sosial

17 Juni 2026 - 12:47

Trending di Kota Tangerang