Menu

Mode Gelap
Pemkab Tangerang dan 26 Perguruan Tinggi Tandatangani Kerja Sama Beasiswa Tangerang Gemilang Perkuat Tata Kelola Organisasi dan Pelayanan Umat, MUI Kota Tangerang Terapkan ISO 9001:2015 Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim

Kota Tangerang · 3 Jul 2024 ·

Kadinkes Kota Tangerang Minta Masyarakat Waspadai Penyakit Leptospirosis


 Kepala Dinkes Kota Tangerang dr. Hj. Dini Anggraeni. Foto: ist Perbesar

Kepala Dinkes Kota Tangerang dr. Hj. Dini Anggraeni. Foto: ist

Kota Tangerang – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) meminta masyarakat mewaspadai penyakit leptospirosis yang disebabkan oleh bakteri Leptospira dari kencing tikus. Bakteri ini mudah tersebar lewat aliran air maupun genangan saat hujan.

Kepala Dinkes Kota Tangerang dr. Hj. Dini Anggraeni mengimbau kepada masyarakat untuk terus menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di rumah serta lingkungan sekitar.

Agar dapat terhindar dari penyakit Leptospirosis yang dapat menyebabkan kematian apabila tidak ditangani segera.

“Gejala penyakit Leptospirosis ditandai dengan badan menggigil, batuk, diare, sakit kepala tiba-tiba, demam tinggi, nyeri otot, hilang nafsu makan, mata merah dan iritasi. Untuk itu masyarakat diharapkan waspada dengan mencegah penyakit Leptospirosis lewat PHBS,” terangnya.

Ia pun mengungkapkan, penyebaran penyakit Leptospirosis dapat melalui selaput lendir, mata, hidung, kulit yang terluka, hingga melalui makanan.

Untuk itu pentingnya rutin mencuci tangan apabila setelah melakukan aktifitas diluar seperti dari kebun, sawah, atau setelah membersihkan saluran air.

“Untuk mencegah itu, setiap makanan dan minuman wajib ditutup agar terhindar dari tikus. Lalu apabila beraktivitas di luar seperti ke sawah atau kebun, memakai sepatu dari karet yang tinggi serta sarung tangan,” ujar dr. Dini.

Selanjutnya, jika masyarakat yang mulai mengalami gejala penyakit leptospirosis, maka segera periksakan diri ke puskesmas terdekat atau RSUD Kota Tangerang. Tentunya agar mendapatkan penanganan yang tepat. [red]

Artikel ini telah dibaca 112 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Raih ALI 2026, Sachrudin: Motivasi Perkuat Layanan Investasi 

16 September 2026 - 19:00

Waduh, Kepala BPN Kota Tangerang Ikut Terjaring OTT KPK

14 September 2026 - 23:57

Wakil Wali Kota Maryono Ajak Masyarakat Teladani Sifat-Sifat Rasulullah

14 September 2026 - 22:40

Tembus 3.000 Pelari, Sachrudin: Tangerang 10K Semakin Ramai dan Berdampak

13 September 2026 - 19:16

Sambut Ribuan Pelari, Sachrudin Suguhkan “Culinary Day” Khas Kota Tangerang

12 September 2026 - 19:01

Wali Kota Sachrudin Cek Kondisi Cisadane, Pastikan Pelayanan Air Bersih Terpenuhi

12 September 2026 - 13:56

Trending di Kota Tangerang