Menu

Mode Gelap
Dukungan Masyarakat Menguat, Bermunculan Baliho ‘Sekda Jadi Bupati Tangerang’ Komisi II DPRD Minta RSUD Panbar dan RSUD Jubar Segera Beroperasi Anggota DPRD Banten Ade Hidayat Minta Pemprov Banten Percepat Pengoperasian RSUD Cilograng Walikota Tangsel Pimpin Apel Operasi Keselamatan Jaya Daftar Kenaikan Harga BBM Di Wilayah Banten

Kota Tangerang · 2 Mei 2024 ·

Pj Wali Kota Nurdin: Peran Kader, Ransel, Asmara, PPM, Bukti Atensi Pemkot Cegah TBC


 Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang, Dr. Nurdin, saat menjadi pembicara dalam acara Talkshow Gerakan Indonesia Akhiri Tuberkulosis dalam rangkaian Puncak Peringatan Hari Tuberkulosis Sedunia (HTBS). Foto: ist Perbesar

Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang, Dr. Nurdin, saat menjadi pembicara dalam acara Talkshow Gerakan Indonesia Akhiri Tuberkulosis dalam rangkaian Puncak Peringatan Hari Tuberkulosis Sedunia (HTBS). Foto: ist

Kota Tangerang – Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang, Dr. Nurdin, didaulat sebagai salah satu pembicara dalam acara Talkshow Gerakan Indonesia Akhiri Tuberkulosis dalam rangkaian Puncak Peringatan Hari Tuberkulosis Sedunia (HTBS), yang diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Pj, menjabarkan, berbagai upaya telah dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang untuk meminimalisir masyarakat yang teridentifikasi TB mulai dari program preventif hingga kuratif.

“Dimulai dari program – program yang disiapkan oleh Pemkot Tangerang, termasuk ketersediaan anggaran untuk penanganan TB,” ujar Dr. Nurdin, dalam acara yang berlangsung di Pos Bloc, Jakarta, Kamis (2/5).

Dalam urusan penanganan TB, lanjut Pj, Pemkot Tangerang melibatkan lebih dari 1.000 kader Posyandu yang ada di Kota Tangerang yang disebut kader Aksi Skrining Mandiri Berbasis Masyarakat TB (Asmara TB), yang bertugas melakukan skrining awal bagi masyarakat terindikasi TB serta melakukan pendampingan bagi para penderita TB.

“1 (satu) Posyandu 1 (satu) kader, dan di Kota Tangerang ada 1.200 Posyandu,” beber Dr. Nurdin.

Tak hanya itu, sejak tahun 2022 Pemkot Tangerang juga melibatkan peran serta dari pelajar di Kota Tangerang sebagai pemberi edukasi kepada sesama pelajar dan juga kepada keluarga tentang pencegahan dan pengobatan TB lewat program Gerakan Bersama Menuju Eliminasi TBC (RANSEL TBC) di Sekolah.

“RANSEL TBC mengintegrasikan edukasi dan skrining TBC dengan Program Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang ada di setiap sekolah,” jelasnya.

Lebih lanjut, alumnus Universitas Indonesia ini, juga menambahkan, Pemkot Tangerang juga melakukan strategi Public Private Mix (PPM) yang merupakan strategi kolaboratif dengan melibatkan rumah sakit swasta untuk melayani masyarakat yang terjangkit TB, baik untuk pemeriksaan maupun pengobatan.

“Di Kota Tangerang terdapat 33 RS swasta ditambah 1 RS milik Pemda, semua faskes melayani pasien TBC dengan pembiayaan yang dicover melalui UHC dan juga BPJS kesehatan,” pungkas Dr. Nurdin. [red]

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dihadapan Panelis PKB, Jazuli Abdillah Tawarkan Solusi Atasi Masalah Kota Tangerang

19 Mei 2024 - 17:13

Waduh! Rektor UMT Ahmad Amarullah Akan Buat Taman Asmara?

19 Mei 2024 - 12:05

Erlangga Yudha Nugraha Kembali Paparkan Musrenbang Khusus Pemuda di Penjaringan PKB

19 Mei 2024 - 11:18

Pj Wali Kota Nurdin Ajak 3.000 Pekerja Upgrade Diri dan Dukung Kemajuan Kota

18 Mei 2024 - 20:52

Wujudkan Kenyamanan Sekitar Pasar Anyar, Pj Wali Kota Minta Segera Tertibkan PKL 

17 Mei 2024 - 18:45

Jalan Braga Kota Bandung Sudah Bebas Kendaraan, Jalan Kisamaun Kota Tangerang Kapan Yah?

17 Mei 2024 - 04:38

Trending di Kota Tangerang