Menu

Mode Gelap
Dukungan Masyarakat Menguat, Bermunculan Baliho ‘Sekda Jadi Bupati Tangerang’ Komisi II DPRD Minta RSUD Panbar dan RSUD Jubar Segera Beroperasi Anggota DPRD Banten Ade Hidayat Minta Pemprov Banten Percepat Pengoperasian RSUD Cilograng Walikota Tangsel Pimpin Apel Operasi Keselamatan Jaya Daftar Kenaikan Harga BBM Di Wilayah Banten

Kota Tangerang Selatan · 12 Mei 2023 ·

Lantik Kepengurusan LKS Tripartit Tangsel, Benyamin: Bangun Kerja Sama, dan Jaga Kondusifitas


 Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Daniel saat melantik Kepengurusan LKS Tripartit Tangsel. Foto: istimewa Perbesar

Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Daniel saat melantik Kepengurusan LKS Tripartit Tangsel. Foto: istimewa

Kota Tangsel – Kepengurusan Lembaga Kerja Sama (LKS) Tripartit harus mampu membangun kerja sama yang baik, serta menjaga kondusifitas ketenagakerjaan di Tangerang Selatan.

Pesan tersebut disampaikan oleh Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie pada saat melantik kepengurusan LKS Tripartit Kota Tangerang Selatan masa bakti 2022-2025 yang bertempat di Aula Blandongan Puspemkot Tangsel, Kamis (11/05).

“Dan LKS Tripartit harus mampu bersinergi agar tumbuh dan berkembang melalui komunikasi yang efektif dan saling mendukung di tengah kondisi Kota Tangerang Selatan yang tumbuh subur investasi dan industri,” ucapnya.

Sinergi itu harus dijalankan oleh LKS Tripartit Tangsel karena kepengurusannya terdiri dari berbagai unsur. Mulai dari unsur pemerintah daerah, organisasi pengusaha, hingga serikat pekerja.

“Nantinya kepengurusan ini dapat mempererat hubungan baik pengusaha dengan serikat pekerja dan buruh dan dengan pemerintah bisa bekerjasama untuk menjalankan fungsinya,” ujarnya.

Tak cukup hanya itu, LKS Tripartit juga harus dapat mengatasi persoalan yang berhubungan dengan ketenagakerjaan, maupun menyelesaikan masalah sengketa hubungan industrial.

“Dan mampu membuka lapangan kerja seluas-luasnya,” kata Benyamin.

Apalagi kata Benyamin, Pemkot Tangsel telah menyusun berbagai program kerja. Di antaranya menginventarisir tuntutan pekerja manufaktur, ritel dan lain sebagainya.

“Sebelumnya kita pernah ada Job Fair, bahkan sampai tiga kali saya membukanya, pernah sampai 11 ribu pekerja, dan belum tentu semuanya diterima karena harus diseleksi.” jelasnya.

Dan sekarang kata Benyamin, program itu dibalik, jadi kebutuhan dan jenis pekerjaan yang dibutuhkan oleh sektor-sektor industri perdagangan dan lain-lain.

“Setelah kita mengetahui kebutuhan para industri tenaga kerja, kita latih calon tenaga kerja, disertifikasi dan ditempatkan, inilah program kita saat ini yakni D3 (Dilatih, Disertifikasi, Ditempatkan),” ujarnya.

Setelah itu, kami dorong agar setiap pekerja sudah menjadi anggota BPJS Ketenagakerjaan untuk jaminan hari tuanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Tangsel, Sabam Maringan mengatakan bahwa selama ini hubungan industrial sudah berjalan dengan baik.

“Selama 2022 sengketa hubungan industrial ada sebanyak 30 kasus, sementara hingga pertengahan Mei 2023 ada sembilan kasus,” terangnya.

kasus ini seluruhnya dapat selesai dengan kesepakatan bersama. Termasuk, pengaduan di Posko THR jelang Idulfitri 1444H, yang diselesaikan dengan kesepakatan bersama. [red]

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bersama LAZ Griya Yatim dan Dhuafa, Pilar Serahkan 1000 Paket Sembako

5 April 2024 - 20:51

Pemkot Tangsel Berikan Bantuan Biaya Pendidikan untuk Jenjang Perguruan Tinggi

4 April 2024 - 20:24

Sasa Bakal Jadi Anggota DPRD Kota Tangerang Selatan Termuda

3 April 2024 - 11:22

Tutup Kampoeng Ramadan 2024, Pilar Sebut Manfaat Zona Muamalah di MRBJ Luar Biasa

1 April 2024 - 20:51

Gelar Musrenbang RKPD, Ini Prioritas Pembangunan Pemkot Tangsel di 2025

1 April 2024 - 13:09

Malam Nuzulul Qur’an, Benyamin: Al-Qur’an Harus Jadi Pembimbing Kehidupan

28 Maret 2024 - 23:36

Trending di Kota Tangerang Selatan