Menu

Mode Gelap
Dinkes Kota Tangerang Siapkan Posko dan Nakes pada POPDA XI Banten Besok, Jembatan Pintu Air 10 Ditutup Sementara, Berikut Jalur Alternatifnya! Dukungan Masyarakat Menguat, Bermunculan Baliho ‘Sekda Jadi Bupati Tangerang’ Komisi II DPRD Minta RSUD Panbar dan RSUD Jubar Segera Beroperasi Anggota DPRD Banten Ade Hidayat Minta Pemprov Banten Percepat Pengoperasian RSUD Cilograng

Kota Tangerang · 27 Jan 2023 ·

Dinkes Kota Tangerang Siapkan Aplikasi Penanganan Stunting Terintegrasi


 Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, dr. Dini Anggraeni, MM. Foto : Istimewa Perbesar

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, dr. Dini Anggraeni, MM. Foto : Istimewa

Kota Tangerang – Dinas Kesehatan Kota Tangerang, sedang menyiapkan aplikasi yang mengintegrasikan seluruh penanganan stunting agar dapat terselesaikan secara utuh yang berisi tentang data target sasaran, penanganan secara medis atau kesembuhan hingga peningkatan kualitas kesejahteraan.

“Perkembangannya bisa terpantau dalam satu aplikasi. Sehingga, semua bisa dilakukan secara lebih terperinci sesuai kondisi target yang ditangani,” kata Kepala Dinas  Kesehatan Kota Tangerang, dr. Dini Anggraeni, MMMM,  Jum’at (27/01/2023).

Sementara itu, program yang sudah dijalankan Dinas Kesehatan dalam penanganan stunting, untuk konsumsi pangan adalah promosi dan konseling menyusui, pemberian makanan bayi anak pada masa tumbuh 1000 hari pertama kehidupan, sumplementasi gizi makro, suplementasi tablet penambah darah, suplemen ibu hamil, vitamin A, kalsium dan zinc, serta fasilitas Pos Gizi.

Sedangkan untuk pelayanan kesehatan, Dinkes fokus dengan pemantauan pertumbuhan, pemeriksaan kehamilan gratis, pendampingan ibu hamil oleh kader Srikandi, kelas ibu hamil dan balita, Posyandu remaja, imunisasi, pemberian obat cacing.

“Dinkes juga melakukan penyuluhan bagi calon pengantin dan menyediakan sistem rujukan terintegrasi,” katanya.

Ia mengaku keberhasilan penurunan stunting di Kota Tangerang merupakan buah dari kerja sama dengan melaksanakan program yang ada secara holistik dan terintegrasi.

“Mulai dari organisasi perangkat daerah (OPD), yaitu Dinkes, Disdukcapil, PDAM, Perkim, Diskominfo, Dinsos, DKP, organisasi profesi, media massa, pendidikan, universitas dan pihak swasta, semua bergerak, sadar dan menjadi tanggung jawab,” katanya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Tangerang Jatmiko menuturkan angka stunting di Kota Tangerang menurun dari 15,3 persen pada 2021 menjadi 11,8 persen pada 2022 atau turun 3,5 persen. [red]

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Ahmad Amarullah Diusung Calon Walikota Tangerang? Desk Pilkada PKB: Penyerahan Rekomendasi Setelah 16 Juli

12 Juli 2024 - 14:00

Ahmad Amarullah: Pendidikan Untuk Semua, Jangan Ada Anak-anak Kita Tidak Sekolah Karena Biaya

12 Juli 2024 - 09:20

Kelurahan Tangguh Bencana, Dr. Nurdin : Upaya Pencegahan dan Melindungi Masyarakat 

11 Juli 2024 - 17:42

Dukung Transformasi Ekonomi, Pj Wali Kota Nurdin: Pemkot Komitmen Majukan Ekraf

11 Juli 2024 - 17:29

Tingkatkan Partisipasi Pemilih Perempuan, KPU Kota Tangerang Sosialisasikan Pilkada Serentak 

10 Juli 2024 - 19:40

Tok! DPRD Sahkan RPJPD Kota Tangerang Tahun 2025-2045

10 Juli 2024 - 18:16

Trending di Kota Tangerang