Menu

Mode Gelap
Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir Bupati Tangerang Terima Penghargaan Kabupaten Inspiratif Swasembada Pangan Mitra Adhyaksa 2025 Wabup Intan Nurul Hikmah Lepas Fun Walk San Mon 30

Kota Tangerang · 27 Jan 2023 ·

Dinkes Kota Tangerang Siapkan Aplikasi Penanganan Stunting Terintegrasi


 Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, dr. Dini Anggraeni, MM. Foto : Istimewa Perbesar

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, dr. Dini Anggraeni, MM. Foto : Istimewa

Kota Tangerang – Dinas Kesehatan Kota Tangerang, sedang menyiapkan aplikasi yang mengintegrasikan seluruh penanganan stunting agar dapat terselesaikan secara utuh yang berisi tentang data target sasaran, penanganan secara medis atau kesembuhan hingga peningkatan kualitas kesejahteraan.

“Perkembangannya bisa terpantau dalam satu aplikasi. Sehingga, semua bisa dilakukan secara lebih terperinci sesuai kondisi target yang ditangani,” kata Kepala Dinas  Kesehatan Kota Tangerang, dr. Dini Anggraeni, MMMM,  Jum’at (27/01/2023).

Sementara itu, program yang sudah dijalankan Dinas Kesehatan dalam penanganan stunting, untuk konsumsi pangan adalah promosi dan konseling menyusui, pemberian makanan bayi anak pada masa tumbuh 1000 hari pertama kehidupan, sumplementasi gizi makro, suplementasi tablet penambah darah, suplemen ibu hamil, vitamin A, kalsium dan zinc, serta fasilitas Pos Gizi.

Sedangkan untuk pelayanan kesehatan, Dinkes fokus dengan pemantauan pertumbuhan, pemeriksaan kehamilan gratis, pendampingan ibu hamil oleh kader Srikandi, kelas ibu hamil dan balita, Posyandu remaja, imunisasi, pemberian obat cacing.

“Dinkes juga melakukan penyuluhan bagi calon pengantin dan menyediakan sistem rujukan terintegrasi,” katanya.

Ia mengaku keberhasilan penurunan stunting di Kota Tangerang merupakan buah dari kerja sama dengan melaksanakan program yang ada secara holistik dan terintegrasi.

“Mulai dari organisasi perangkat daerah (OPD), yaitu Dinkes, Disdukcapil, PDAM, Perkim, Diskominfo, Dinsos, DKP, organisasi profesi, media massa, pendidikan, universitas dan pihak swasta, semua bergerak, sadar dan menjadi tanggung jawab,” katanya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Tangerang Jatmiko menuturkan angka stunting di Kota Tangerang menurun dari 15,3 persen pada 2021 menjadi 11,8 persen pada 2022 atau turun 3,5 persen. [red]

Artikel ini telah dibaca 41 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Rapat Kewilayahan, Sachrudin Tegaskan Perbaikan Infrastruktur dan Respons Aduan Warga Dipercepat

11 Mei 2026 - 15:33

Dispora Kota Tangerang Gelar Seleksi Duta Pemuda, Sekda: Anak Muda Harus Jadi Motor Kemajuan Kota

9 Mei 2026 - 20:56

Dihadapan Mendikdasmen, Wali Kota Sachrudin Tegaskan Dukungannya pada BSAN

9 Mei 2026 - 20:46

Mendikdasmen Puji Terobosan Sekolah Swasta Gratis di Kota Tangerang

9 Mei 2026 - 20:30

Mendikdasmen Abdul Mu’ti Apresiasi Terobosan Andra Soni Gratiskan Sekolah Swasta di Banten

9 Mei 2026 - 18:13

Forbisda HIPMI Banten, Raka Aditya : Pengusaha Muda Mulai Berperan Sebagai Game Changer

9 Mei 2026 - 18:12

Trending di Kota Tangerang